Breaking News:

Final Liga Champions, Ederson Tak Mau Jadi De Gea Jilid 2, sampai Latihan Keras Tendang Penalti

Ederson Moraes, bahkan meminta dia dimasukan ke daftar penendang penalti ke lima jika memang laga melawan Chelsea dilanjutkan melalui babak tos-tosan.

Editor: Ilham Oktafian
(AFP/OLI SCARFF)
Ederson berlatih di markas latihan Manchester City, 6 Maret 2018. 

TRIBUNSOLO.COM - Seolah belajar dari kesalahan De Gea, Penjaga Gawang Manchester City berlatih mengeksekusi penalti jelang Final Liga Champions.

Ederson Moraes, bahkan meminta dia dimasukan ke daftar penendang penalti ke lima jika memang laga melawan Chelsea dilanjutkan melalui babak tos-tosan.

Untuk itu ia berlatih keras mengeksekusi sepakan 12 pas sebelum final yang akan tersaji pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Bukan hanya soal menahan tendangan, tetapi Ederson turut berlatih sebagai eksekutor penalti.

Potensi babak adu penalti memang selalu hadir dalam pertandingan knockout atau gugur.

Apabila pemenang belum bisa ditentukan selama 90 menit waktu normal hingga 30 menit tambahan waktu, kedua tim harus menjalani babak tos-tosan.

Adu penalti sendiri boleh dieksekusi pemain manapun yang masih di lapangan, termasuk seorang kiper yang notabene bertugas menjaga gawang.

Baca juga: Fantastis, Ini Jumlah Uang yang Bakal Didapat Man City atau Chelsea Bila Juara Liga Champions

Akan tetapi, seorang kiper biasanya ditempatkan di daftar penendang urutan belakang sampai paling akhir karena cenderung jarang berlatih menendang penalti.

Contohnya, ketika David de Gea mengeksekusi penalti untuk Manchester United saat melawan Villarreal di final Liga Europa 2021.

Ketika skor 10-10, De Gea baru menjadi penendang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved