Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Dipanggil Polisi, Besok Korlap & Orator Aksi Solidaritas Palestina di Solo Bakal Jalani Pemeriksaan

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan surat pemanggilan untuk keduanya.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Polisi membubarkan massa aksi Solidaritas Palestina di Gladak Solo, Jumat (21/5/2021). 

Tak berselang lama, ada oknum yang berteriak diduga melontarkan kata-kata yang menyinggung personal. 

"Namun 1,5 jam lebih, orator melenceng dari materi yang disampaikan. Menyerang pribadi dan berisi ancaman," terang Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Baca juga: Viral Aksi Paul Pogba dan Amad Diallo Bentangkan Bendera Palestina, Ini Tanggapan Solskjaer

"Tapi perlu diingat ada kewajiban yang harus dipatuhi. Ada hal yang dilarang. Jalan dikuasai, peraturan lalin diabaikan," tambahnya.

Selain itu, aksi solidaritas Palestina melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sejumlah massa aksi tidak menggunakan masker dan jumlahnya melebihi ketentuan.

"Pemberitahuan 80 tapi ini 600 orang, sudah berantakan ini prokes. Polri mengambil sikap menyelamatkan rakyat banyak," ucap Ade.

Baca juga: Kabar Terbaru dari Palestina, Serangan Israel Makin Brutal, Pemimpin Hamas Sampai Surati Jokowi

Alhasil, polisi memutuskan membubarkan massa aksi. Pasukan pengurai massa pun dikerahkan. 

Massa aksi kemudian membubarkan diri. Ada yang masuk ke dalam gang-gang sekitar lokasi aksi. 

"Kami berprinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Apalagi angka positif Covid-19 pasca liburan agak tajam," tutur Ade. 

Bakar Bendera Israel

Himpunan Masyarakat Solo (Hamas) menggelar aksi dukungan untuk Palestina di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Jumat (21/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved