Breaking News:

Apakah Ada Sanksi Tilang untuk Pesepeda yang Langgar Aturan di Jalan Raya? Ini Jawaban Polisi

Polisi menegaskan, penerapan sanksi tilang untuk para pesepeda yang melanggar aturan akan menjadi opsi terakhir yang dilakukan.

Editor: Hanang Yuwono
Twitter
Tangkapan layar foto pengendara motor diduga pelat AA yang sedang mengacungkan jari tengah ke rombongan pesepeda. 

TRIBUNSOLO.COM - Buntut viralnya aksi rombongan pesepeda yang memenuhi ruas jalan membuat polisi kini menyiapkan aturan tilang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Sambodo menegaskan, penerapan sanksi tilang untuk para pesepeda yang melanggar aturan akan menjadi opsi terakhir yang dilakukan pihaknya.

Baca juga: Aksi Pencurian Sepeda di Palembang Terekam CCTV, Pelaku Tak Kenakan Pakaian saat Beraksi

Baca juga: Viral Pemotor Pelat AA Acungkan Jari Tengah ke Pesepeda, Begini Klarifikasi Rombongan Pesepeda

Kata Sambodo, sebelum aparat keamanan memberlakukan sanksi tilang, terlebih dahulu pihaknya melakukan upaya preventif yakni dengan memberikan pemahaman atau edukasi kepada pesepeda.

"Yang perlu digarisbawahi adalah pertama, penegakan hukum dengan menggunakan tilang itu adalah The Last Options daripada upaya-upaya yang dilakukan kepolisian dalam rangka pelaksanaan tugasnya," kata Sambodo kepada awak media, Kamis (3/6/2021).

Lanjut kata Sambodo, saat ini pihak kepolisian bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan upaya edukasi tersebut.

Pemahaman yang diberikan aparat keamanan kepada para pesepeda yakni dengan memberitahukan fungsi dari dibuatnya jalur khusus sepeda di beberapa ruas jalan protokol seperti Sudirman-Thamrin.

"Alhamdulillah, edukasi sudah cukup berhasil, artinya masyarakat sekarang paham apabila di satu jalur itu ada jalur sepedanya maka pesepeda wajib menggunakan jalur itu. Itu sudah kami lakukan," tutur Sambodo.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya mengizinkan pesepeda roadbike untuk keluar jalur permanen yang sudah dibuat, setiap pukul 05.00 hingga 06.30 WIB pagi pada hari kerja.

Adapun dispensasi itu kata Sambodo diberikan pihaknya melalui kesepakatan bersama usai rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved