Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Cegah Vaksin Tak Terpakai, Dinkes Solo Bikin Grup WA Antar Puskesmas & Rumah Sakit, Buat Apa?

Segala upaya ditempuh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo untuk menjaga indeks vaksinasi Covid-19.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com / Ryantono Puji Santoso
Vaksin Covid-19 dosis kedua tiba di Kota Solo, Selasa (26/1/2021). 

"Ini dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Solo," jelasnya. 

Dua skenario percepatan vaksinasi lansia dan pra lansia dilakukan mulai 7 sampai 17 Juni 2021 pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB.

Pendaftaran Vaksin Mandiri Gotong Royong Mulai Dibuka Kadin, Ini Arahan Dinas Kesehatan Solo

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo mulai melakukan pembukaan pendaftaran untuk program vaksinasi mandiri gotong royong.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengaku mendukung penuh Kadin untuk program vaksinasi mandiri.

“Untuk vaksin gotong royong ya kami koordinasi dengan pusat, pasti dengn Kadin juga” ujar Siti kepada TribunSolo.com, Selasa (1/6/2021).

“Untuk pengajuan dirinya sampaikan tidak lngsung ke pihak Dinkes Solo, Kadin yang bertanggung jawab tapi nanti datanya masuk ke kami,” katanya.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Solo Digelar Juli 2021, Dinkes Ingatkan Siswa Jaga Protokol Kesehatan

Baca juga: Sedihnya 3 Bocah Ini, Dijahili Teman Lantas Kabur dari Ponpesnya di Boyolali, Sampai Klaten Bingung

Menurut Siti jika warga ingin menyampaikan keluhan karena biaya vaksin mandiri gotong royong mahal bisa ikut vaksin dari dinas kesehatan.

“Ya kalau mengeluh kemahalan, ya ikut yang dari pemerintah tapi antre,” ujarnya.

“Kosek (tunggu) giliran kan kita bertahap, tapi tenang semuanya akan sasar kok, ini juga pelaku mall minggu ini,” urainya.

Meskipun demikian dirinya mengatakan pihak Dinkes memberikan pilihan kepada masyarakat untuk memilih vaksin yang ingin diikuti.

“Kalau misal mau cepat ya monggo ikut yang mandiri itu gotong royong, dan katanya ini sudah mau jalan,” ujarnya.

“Nanti untuk sistem vaksinasi nya pun yang sudah tervaksin dari swasta atau mandiri seperti gotong royong akan otomatis ada listnya jadi tidak perlu vaksin lagi,” tambahnya.

Bagikan Masker Gratis

Semenatara, jajaran Polresta Solo kembali melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Dengan cara sosialisasi di tempat keramaian hingga membagikan masker kepada pengguna kendaraan.

Seperti yang dilakukan oleh anggota Polresta Solo saat berjaga di Pos Pengamanan (Pospam) Gapura Makutha, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (31/5/2021).

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pam Makutha, Iptu Marsana, menjelaskan pembagian masker kepada pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Adi Sucipto.

Baca juga: Ada Kawasan Tanpa Rokok di Bandung, Nekat Merokok Terancam Denda Rp 500 Ribu

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Solo Digelar Juli 2021, Dinkes Ingatkan Siswa Jaga Protokol Kesehatan

"Ketika mereka tidak mengenakan masker, kami berhentikan. Lalu, kami berikan sosialisasi supaya mentaati 5M guna mencegah penyebaran Covid-19," ungkapnya.

Pantauan di lapangan, anggota yang bertugas memantau khususnya pengguna sepeda motor yang melintas memasuki Kota Solo.

Saat mereka terlihat tidak mengenakan masker, langsung dihentikan.

Setelah berhenti, mereka diberikan beberapa masker kain untuk dipakai.

"Kami berharap, upaya yang dilakukan ini mampu mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bengawan," jelasnya.

Selain itu, petugas gabungan dari unsur TNI-Polri hingga Pemkot Solo melaksanakan Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) di Kawasan Manahan, Kecamatan Banjarsari.

Dari operasi yang digelar, puluhan orang masih tak memperdulikan protokol kesehatan.

Kanit Binkamsa Satbinmas Polresta Solo, AKP Kanestri mengatakan, masih ditemui adanya masyarakat yang tidak mematuhi prokes saat beraktifitas di luar rumah.

Apalagi, mereka juga masih berkerumun dengan tidak mengenakan masker.

"Padahal, pandemi Covid-19 masih belum berakhir," jelasnya.

Terkait hal itu, pihaknya memberikan sosialisasi sekaligus membagikan masker kepada masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

"Jangan abai dengan prokes, karena Covis bisa menjangkiti siapa saja," tegasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved