Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Tak Percaya Corona & Berani Ancam Bunuh Kapolsek di Klaten, Dua Pria Boyolali Lemas, Hanya Menunduk

Nasib dua pria yang tak percaya adanya virus Covid-19 dan mengancam polisi hanya bisa lemas di Mapolres Klaten.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Dua pria Asal Boyolali dibekuk karena mengancam polisi saat adanya patroli protokol kesehatan di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Nasib dua pria yang tak percaya adanya virus Covid-19 dan mengancam polisi hanya bisa lemas di Mapolres Klaten.

Dua pria asal Boyolali itu melawan petugas saat razia protokol kesehatan di salah satu rumah makan Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. 

Dia adalah Safari (39) warga Dukuh Sidomulyo, Kecamatan Mojosongo dan Adi K (19) warga Dukuh Gatak, Desa/Kecamatan Mojosongo.

Saat ditunjukkan polisi, keduanya sudah digunduli dan hanya menunduk sepanjang acara jumpa pers.

Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rihats Hasibuan menjelaskan, keduanya ditangkap karena melawan petugas.

Baca juga: Gagal Nyalip, Suzuki Ertiga Remuk Adu Banteng dengan Truk Isuzu di Klaten, Sopir Nyaris Terjepit

Baca juga: Detik-detik Menegangkan, Penyelamatan Sopir yang Mobilnya Mogok saat Kereta Lewat di Rel Joglo Solo

Awalnya petugas melakukan operasi gabungan untuk melakukan razia protokol kesehatan mengantisipasi penyebaran corona Minggu (30/5/2021).

Satgas Covid-19 saat itu dipimpin langsung Kapolsek Tulung Iptu Jaka Waluya.

Ketika melintas di kawasan Umbul Nilo, petugas mendengar suara musik dangdut yang berasal di sebuah rumah makan.

"Petugas mendatangi acara itu," ungkap dia saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Kamis (3/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved