Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Nongkrong Sambil Mabuk Ciu di Solo, Komunitas Motor Disuruh Dorong Motor ke Polresta Solo 

Puluhan anggota komunitas sepeda motor Kota Solo terjaring razia knalpot dan miras di Jalan Fajar Indah Utama.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa
Anggota Komunitas Sepeda Motor terjaring razia knalpot Polretas Solo, Sabtu (6/6/2021). 

Mereka tampak dijajar di halaman Mapolresta yang berada di Jalan Adi Sucipto.

Adapun sebagian tak mengenakan masker saat terjaring razia.

Selama dikumpulkan mereka hanya menunduk, sementara pilok, ponsel hingga seragam yang dicoret-coret diminta dilepas.

Baca juga: Konvoi Kelulusan SMK di Trangsan Sukoharjo, Suara Knalpot Ganggu Warga: Polisi Langsung Patroli

Baca juga: Polemik Panjang Bupati Alor : Damprat Risma, PDIP Cabut Dukungan, Kini Sekda Minta Tonton Video Utuh

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan puluhan pelajar SMA diamankan setelah adanya laporan masyarakat.

"Dari call center Polresta Solo di jalan sekitar Banyuanyar, Banjarsari adanya pelajar yang melalukan aksi konvoi arak-arakan yang menggangu masyarakat," jelas Ade.

Ia menambahkan saat pihak kepolisian datang ke lokasi, 27 pelajar tersebut sedang mencoret seragam dan akan lakukan aksi konvoi.

"Kita lalukan penindakan pelangaran lalu lintas (penilangan) dan pada pandemi ini dilarang membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa," tegas Ade.

Diamankan pula 26 sepeda motor, yang dikendarai pelajar tersebut dan selanjutnya dilakukan penilangan.

Selajutnya langsung dilakukan pemanggilan orangtua dari puluhan siswa.

"Wajib sungkem dan meminta maaf kepada orangtuanya," kata Ade.

Tindakan ini dilakukan Polresta Solo untuk memberikan efek jera dan pelajaran lebih bijak dalam bertindak ketika masih berusia remaja.

Baca juga: Konvoi Kelulusan SMK di Trangsan Sukoharjo, Suara Knalpot Ganggu Warga: Polisi Langsung Patroli

Baca juga: Saat Angkie Yudistia Si Staf Khusus Jokowi Temui Wali Kota Gibran di Solo, Bawa Pesan dari Presiden?

Saat sungkem para siswa terlihat menangis.

Raut wajah sedih juga terlihat dari orangtua 27 pelajar tersebut.

Mereka menangis saat anaknya sungkem.

"Biar ada efek jera bagi mereka," terang Ade. 

Konvoi di Gawok

Aksi konvoi kelulusan SMK di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak mengganggu warga.

Aksi tersebut terjadi menjelang petang.

Pengendara motor yang memakai sragam  penuh coretan bahkan melintas di jalan kampung.

Mereka juga membleyer motor yang mengakibatkan suara bising dari knalpot.

Baca juga: Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMK di Karanganyar, Siswa Konvoi Bakal Disanksi: Polisi Siap Awasi

Baca juga: Viral di Klaten, Pria Telanjang Bulat Konvoi di Atas Motor, Padahal Banyak Pengendara Melintas

Menurut warga setempat, Ryanto (30), aksi sejumlah pelajar itu sangat menganggu warga.

"Mereka membleyer-bleyer knalpot dan lewat jalan kampung. Sangat mengganggu," ujarnya. 

Rombongan itu melintas di kawasan Desa Trangsan sekira pukul 17.00 WIB. 

"Itu kan waktu orang istirahat sehabis kerja, apalagi mereka mainkan gas motor. Jadi sangat meresahkan," ujarnya. 

Baca juga: Wali Kota Solo Larang Konvoi Pasca Pilkada, Bagi yang Melanggar Akan Ada Sanksi

Terpisah, Kapolsek Gatak Iptu Aris Joko Narimo mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan pencegahan.

"Kami telah melakukan tindakan preventif, dengan memberikan sosialisasi dan edukasi di SMK yang ada di Gatak," ujarnya. 

Selain itu, pihaknya juga telah mengerahkan anggota, untuk mencegah para pelajar itu melakukan konvoi yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

"Dari pantauan di lapangan, masih berjalan aman, dan kondusif," ujarnya. 

Anggota Polsek Gatak juga sudah melakukan patroli ketika ada kabar para siswa SMK menggelar konvoi di Desa Trangsan, Gatak.

Konvoi di Karanganyar juga Diawasi Polisi

Pengumuman kelulusan siswa kelas XII SMK di Karanganyar akan dilakukan, Kamis (3/6/2021).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Tengah, Suratno menuturkan, pengumuman akan dilaksanakan secara daring. 

"Kami melaksanakan pengumuman secara daring, baik siswa maupun para orang tua tidak diperkenankan untuk hadir ke sekolah," katanya. 

Baca juga: Jelang Momen Kelulusan SMP di Solo Besok, Gibran Ingatkan Siswa Tidak Konvoi: Nekat Kami Tindak

Baca juga: Nasib EO Bikin Pesta Kelulusan Mirip Diskotek di Wilayah Kantor Bupati, Terancam 7 Tahun Penjara

Pelaksanaan pengumuman akan dimulai sejak pukul 16.00 WIB. 

"Nanti kami beri patokan untuk mulai pada pukul 16.00 WIB, adapun selebihnya kami berikan kebebasan kepada sekolah masing-masing," terangnya. 

"Nantinya akan ada yang mulai pukul 17.00 WIB, pukul 19.00 WIB juga ada," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, bahwa sistem pengumuman daring ini demi mencegah terjadinya kerumunan saat pelaksanaan pengumuman. 

Baca juga: 3 Fakta Dibalik Foto Viral Siswa-siswi SMA di Riau Rayakan Kelulusan, Pelaku Meminta Maaf via Medsos

Oleh karenanya Suratno juga meminta agar tidak ada konvoi bagi siswa setelah pengumuman kelulusan dilakukan. 

"Kami sudah koordinasi dengan kepolisian dalam pengawasan siswa, bila ada pelanggaran maka sanksi bisa dijatuhkan," tegasnya. 

"Namun saya juga minta perhatian besar dari pihak sekolah dan keluarga di rumah agar mengawasi putra putrinya dengan ketat," terangnya.

Jelang Kelulusan di Solo

Pengumuman kelulusan siswa SMP di Solo akan dilakukan besok, Jumat (4/6/2021).

Berkaitan dengan momen ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menghimbau agar siswa tidak melakukan konvoi.

Dia mengatakan, euforia kelulusan seperti corat-coret dan konvoi sudah tidak relevan lagi di zaman sekarang ini.

Baca juga: Potret Bahagia Gading Marten dan Gisella Anastasia Kompak Dampingi Gempita di Hari Kelulusan TK

Baca juga: El Rumi Semringah Dapat Hadiah Kelulusan, Irwan Mussry Beri Pesan Ini untuk Anak Sambungnya

"Tidak perlu terjerumus kepada euforia, apalagi kita masih pandemi," kata Gibran kepada TribunSolo.com, Kamis (3/6/2021).

Gibran meminta siswa tidak berlebihan dalam menyikapi kelulusan ini.

"Ya kalau ada nanti langsung dibubarkan nanti kami tindak," tambahnya.

Orang tua juga diharapkan bisa mengawasi putra putrinya agar tertib. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved