Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Fantastis! Yamaha & Suzuki 2-Tak Ini Dihargai Ratusan Juta Rupiah, Kolektor Berdatangan ke Sukoharjo

Motor keluaran spesial dengan mesin 2-tak menjadi incaran para kolektor otomotif.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Motor milik Nanang Wahyu, warga Palur, Kabupaten Sukoharjo yang dihargai ratusan juta rupiah, Senin (7/6/2021). 

Pengawasan diberlakukan selama 24 jam.

"Pelangaran bisa berkurang setiap hari, seperti pelanggaran mobil saat ini dari 3000 menjadi 1100 pelanggaran," tegasnya.

Baca juga: Cara Mengurus Tilang Elektronik Padahal Kendaraan Sudah Dijual, Segera Lakukan Ini

Penindakan yang dimaksud, setelah pelanggaran terekam kamera ETLE, pihak pelanggar akan mendapatkan surat konfirmasi yang dikirim melalui Kantor Pos Indonesia dan konfrimasi pesan elektronik sesui data di STNK.

"Dalam surat konfirmasi nantinya ada penjelasan jenis pelanggaran, sedangkan denda dan penilangan menitikberatkan pada pelanggaran terberat," tegasnya.

Dia menambahkan, contoh seperti ada pengendara melalukan pelagaran tak memakai helm dan putar balik. 

Baca juga: Biar Tak Ribet Hadapi Tilang Elektronik, Beli Kendaraan Bekas Segera Balik Nama, Tak Pinjamkan e-KTP

Maka hitungan pelangaran akan dihitung terberat yakni pelanggar putar balik.

Sedangkan pengedara yang tak merasa lalukan pelanggar juga bisa lakukan pembelaan.

"Memberikan bukti - bukti yang bisa dibuktikan," tutupnya.

Pengendara Mobil Kena Tilang

Sebuah unggahan foto tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kawasan depan Solo Square viral di media sosial Instagram.

Satu diantaranya, akun instagram @ragamsolo. 

Unggah itu menampilkan sebuah mobil merah yang pelat nomor polisinya disamarkan. 

Baca juga: Nasib Mahasiswi Bawa Porsche di Jalur Busway : Tak Mau Ngaku, Tapi Hanya Kena Tilang Rp 500 Ribu

Baca juga: Menunggu Buka Puasa, Pemuda di Ponorogo Malah Gelar Balapan Liar, 6 Orang Ditilang

Itu sudah mendapat 363 suka hingga Selasa (27/4/2021) pukul 11.17 WIB. 

Selain itu, unggahan foto dilengkapi caption sebagai berikut : 

Ono sing senasib lur?

Hati-hati lur, temenku kena denda 1.250.000.- karena nyetir sambil telponan

Seminggu setelah kejadian dapat surat cinta dan bukti foto ini.

Wah padahal itu sedang telponan denganku.

Lokasi : di depan Solo Square

Kiriman : @ryojuara01

Kabar terupdate dari penerima surat : di suratnya baru peringatan, jika kena dendanya sebesar 1.250.000.

Baca juga: Jadi Korban Nopol Palsu Sampai Kena Tilang Elektronik, Warga Solo Mengaku Lega Pelaku Tertangkap

Unggahan tersebut direspon Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra. 

Ia membenarkan kejadian tersebut. 

"Betul," kata Adhytiawarman kepada TribunSolo.com, Selasa (27/4/2021).

Jenis pelanggaran yang dilanggar yakni berkendara sambil memainkan handphone. Denda yang harus dibayar yakni Rp 1.250.000. 

"Iya, memakai handphone saat berkendara," ujarnya.

Surat tilang, sambung Adhytiawarman, sudah dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan. 

"Kirim surat konfirmasi sesuai pelat yang tertera, nanti di situ ketahuan siapa yang bawa, baru kita berikan penilangan," ucapnya.

Knalpot Brong Juga Ditindak

Razia kendaraan berknalpot brong dilakukan Polsek Pasar Kliwon dalam Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (24/4/2021).

Razia dilakukan sekira pukul 23.00 WIB berlokasi di Jalan DR Radjiman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Kapolsek Pasar Kliwon, Iptu Achmad Riedwan Prevoost, menyatakan dalam operasi kali ini menyita sepeda motor yang berknalpot tak sesuai standard beserta pemilik kendaraan.

"Kita kerahkan 21 personil, dan mengamankan 10 sepeda motor knalpot brong dan pengedaranya," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunSolo.com pada Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Tak Bisa Berkutik, Usai Emak-emak Curhat, Puluhan Motor Knalpot Brong Dirazia di Alun-alun Boyolali

Baca juga: Razia Knalpot Brong di Jalan Dr Rajiman, 5 Sepeda Motor Diamankan Tim Polresta Solo

Barang bukti sepeda motor dan knalpot diamankan beserta pengendara.

"Semua kita lakukan penyitaan sepeda motor, dan layangkan surat tilang ke pengedara," ungkapnya.

Sekarang barang bukti diserahkan ke Satlantas Polresta Solo.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved