Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Sistem Banyumili di Karanganyar Diubah, Penyelenggara Nikahan Hanya Sajikan Nasi Box, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Karanganyar wacanakan mengubah sistem hajatan dari sistem bayumili menjadi nasi box.

Istimewa
Ilustrasi nasi kotak. 

Ia menjelaskan sistemnya nanti, tamu undangan hanya duduk, datang, bersilahturahmi sebentar dan pulang membawa komsumsi yang diberikan oleh yang punya hajat.

"Jadi tidak sistem banyu mili, jadi tetap ada interaksi dari para tamu dan yang punya hajat," ujarnya.

Klaim Jatah Vaksin

Sementara, Bupati Karanganyar Juliyatmono, meminta bantuan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, untuk menambah jatah vaksin Covid-19 di Solo Raya.

Itu disampaikannya oleh Juliyatmono dalam diskusi Pemerintah Daerah Soloraya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kantor OJK Solo.

Baca juga: Performa Tak Kunjung Membaik, Valentino Rossi Frustasi, Bakal Pensiun Balapan Lebih Cepat

Baca juga: Klaten Diamuk Corona, Gara-gara Warga Berkunjung ke Kudus yang Kini Jadi Episentrum Virus di Jateng

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming menyampaikan menyampaikan menurut Bupati tersebut kota Solo mendapatkan jarah vaksin paling banyak.

Gibran membenarkan dan menyanggah apa yang di sampaikan oleh bupati tersebut pada beberapa hari yang lalu.

“Saya tidak tahu juga kenapa kemarin Bupati Karanganyar, beserta perwakilannya membahas tentang vaksin di Solo,” kata dia.

“Katanya vaksinasi di Kota Solo luwih akeh (lebih banyak),” tambahnya.

Gibran menuturkan pihak pemerintah provinsi dan pusat sudah membagi rata jumlah penerima vaksinasi kepada setiap daerah.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved