Breaking News:

6 Poin Pembelaan Habib Rizieq dalam Kasus Swab Tes Palsu, Mengaku sebagai Korban Intelijen Hitam

Berikut sejumlah poin penting pembelaan Habib Rizieq Shihab di pengadilan hari ini :

Kompas.com/Sonya Teresa
Rizieq Shihab saat tiba di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Muhammad Rizieq Shihab (MRS) kembali memberikan pernyataan mengejutkan.

Pernyataan itu disampaikan Habib Rizieq saat membacakan pledoi atau nota pembelaan di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Benda Kecil yang Dibawa Habib Rizieq saat Sidang Pembacaan Tuntutan jadi Sorotan

Baca juga: Habib Rizieq Dituntut 6 Tahun Penjara dalam Kasus Hasil Swab Tes Palsu RS UMMI

Adapun pledoi dibacakan Rizieq atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara hasil swab test palsu RS UMMI, Bogor.

Diketahui, JPU menuntut Rizieq Shihab 6 tahun penjara dikurangi masa kurungan sementara atas perkara yang teregister dengan nomor 225/Pid.B/2021/PN.JktTim, terkait hasil swab test dirinya.

Jaksa dalam tuntutannya menyatakan kalau Rizieq Shihab sebagai terdakwa terbukti menyebarkan berita bohong.

Berikut sejumlah poin penting pembelaan Rizieq Shihab di pengadilan hari ini :

1. Korban intelijen hitam?

Rizieq Shihab mengklaim kasus yang dihadapinya sebagai bagian dari operasi intelijen hitam berskala besar.

Rizieq Shihab menyebut, seluruh perkara pelanggaran prokes mulai dari kerumunan Petamburan dan Megamendung hingga kasus swab tes ini tidak murni masalah hukum.

"Namun lebih kental warna politisnya, dan ini  semua merupakan bagian dari operasi  intelijen hitam berskala besar yang bertujuan untuk membunuh karakter saya," kata Rizieq dalam ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved