Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Alat Pengukur Ketebalan Aspal Senilai Ratusan Juta di Tangan, Pencuri Asal Sragen Bingung Jualnya

Sebanyak 2 buah alat finisher atau pengukur ketebalan aspal bernilai ratusan juta rupiah milik PT Praja Ghupta Utama raib dibawa kabur karyawannya.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
WS (49) pencuri sensor finisher senilai ratusan juta rupiah saat dihadirkan di Mapolres Sragen, (10/6/2021). 

Diduga, si pencuri sengaja meninggalkan motor Vario-nya di sana, lalu bakal diambil kembali.

Apes, dia tak sadar bila aksinya mencuri motor Scoopy, terekam kamera CCTV.

Sempat Dipergoki Pelanggan

Seorang pelanggan jasa pengiriman Si Cepat sempat mengetahui detik-detik aksi pencurian sepeda motor Honda Scoopy lenyap dibawa si maling.

Kejadian pencurian tersebut terjadi di Jalan Monginsidi, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Pegawai atau Sorter First Mile Si Cepat Ekspres, Fajar Sinaray mengatakan pelanggan tersebut tidak berani menegur.

Itu lantaran mengira pelaku merupakan pegawai kantor Si Cepat Ekspres.

"Pelanggan di depan (menunggu antrean) tak berani menegur, mengiranya orang sini," kata dia.

Maling di Solo Curi Motor Scoopy Tetapi Tinggalkan Vario, Apes Benar Kini Nasibnya di Ujung Tanduk

Viral Video Dua Gadis Kompak Pamer Barang Kembaran, Mulai Uang Segepok hingga Handphone

Kemudian pelanggan tersebut baru tahu seusai para karyawan jasa pengiriman bilang salah seorang pegawainya kehilangan sepeda motor.

"Kita bilang, terus (pelanggan bilang) tadi dibawa mas-mas," tutur Fajar.

"Rambutnya panjang," tambahnya.

Fajar tidak bisa memastikan wajah pelaku lantaran tertutup masker ketika melancarkan aksinya.

"Cirinya pakai helm sama awalnya pakai masker sedagu, terus dinaikkan," ucapnya.

Adapun kejadian pencurian yang terjadi di kantor jasa pengiriman Si Cepat Ekspres, Jumat (5/2/2021) merupakan kali pertama.

Pegawai atau Sorter First Mile Si Cepat Ekspres, Fajar Sinaray mengatakan itu kejadian kali pertama seusai pindah ke sini sejak 3 bulan yang lalu.

"Rencananya parkiran mau dikasih tukang parkir," kata Fajar.

Tukang parkir tersebut, sambung Fajar, sekaligus untuk mengatur dan mengamankan kendaraan yang terparkir di kawasan kantor Si Cepat Ekspres.

"Dari pihak Dinas Perhubungan sudah datang ke sini untuk konfirmasi lahan parkir," tuturnya.

Lahan parkir tersebut, kata dia, dikabarkan sudah ada yang ingin mengelola.

"Katanya warga sini yang mau mengelola lahan parkirnya," ucap dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved