Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Pertahankan Resep Turun Temurun, Kamtini Warga Weru Sukoharjo Masih Produksi Tempe Alakatak

Kamtini (78) warga Desa/kecamatan Weru, Sukoharjo masih bertahan memproduksi Tempe Alakatak yang merupakan makanan khas Sukoharjo

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Irfan Al Amin
Proses pembuatan tempe alakatak di rumah Kamtini, di Desa Weru, Kecamatan Weru, Sukoharjo pada Sabtu (12/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kamtini (78) warga Desa/kecamatan Weru, Sukoharjo masih bertahan memproduksi Tempe Alakatak.

Ditengah era modernisasi seperti ini, makanan tradisional khas Sukoharjo itu sudah mulai kurang dilirik masyarakat.

Padahal, dahulu membuat Tempe Alakatak ini banyak dilakukan warga Desa Weru.

Kamtini sendiri membuat Tempe Alakatak sudah sejak 50 tahun yang lalu.

"Saya memulai usaha ini sejak tahun 1971," katanya pada Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Tempe Alakatak: Makanan Khas Sukoharjo yang Terkenal hingga Malaysia, Pembuatannya Masih Tradisional

Baca juga: Ojol Korban Begal di Sukoharjo dapat Bantuan Rp 110 Juta, Sebagian Dibelikan Barang Elektronik

Keahlian dalam membuat tempe itu dia dapatkan dari mending ibunya.

"Ini usaha sudah turun temurun, dahulu ibu saya membuat," terangnya.

"Saya dulu juga ikut membuat dan menjualnya ke pasar," jelasnya.

Suka duka dalam pembuatan tempe tersebut telah dia lalui, dari ketika bahan baku mahal hingga sepinya pembeli.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved