Breaking News:

Di Balik Mengerikannya Corona di Kudus : 82 Persen Sampel Pasien Covid-19 Terinfeksi Varian India

Hasilnya 28 sampel atau sekitar 82 persen di antaranya merupakan Covid-19 varian delta yang memiliki penularan lebih tinggi 50 persen.

Editor: Ilham Oktafian
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). 

Menurutnya, varian tersebut 50 persen lebih menular dibandingkan varian Inggris. 

Namun, virus itu masih terdeteksi polymerase chain reaction (PCR).

Baca juga: Bupati Kudus Kunjungi Asrama Donohudan: Ada Pasien Mengeluh Soal Air Minum, Ternyata Salah Paham 

Gejalanya juga masih sama dengan varian Covid-19 yang lainnya.

Termasuk tingkat bahayanya masih sama dengan varian Covid-19.

"Virus ini masih terdeteksi deng‎an PCR," kata dia.

Dia mengimbau untuk masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bila perlu menggunakan dobel masker.

Satu lapis masker bedah,‎ sedangkan lapisan luarnya menggunakan masker kain.

"Saya imbau prokes (protokol kesehatan-red) ketat. Pakai dobel boleh, yang satunya dengan masker kain," ujar dia.

Penggunaan masker kain dan masker medis bisa meningkatkan efektifitas filtrasi terhadap vir‎us hingga 96,4 persen.

Masker kain bagian luar efektifitasnya 65 persen, masker medis bagian dalam dengan efektifitas 85 persen.

"Penggunaan dua lapis masker efektifitasnya meningkat hingga 96,4 persen," ujar dia. 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 82 Persen Sampel Pasien Covid-19 Kudus Disebut Varian India, Belum Diketahui Asalnya

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 82 Persen Pasien Covid-19 di Kudus Terinfeksi Virus Corona B1617 Varian India, Lebih Mudah Menular

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved