Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Imbas Klaster Masjid, Satu Dusun di Paulan Karanganyar Di-lockdown 2 Pekan, Akses Masuk Dipalang

Langkah antisipasi diambil Pemerintah Desa (Pemdes) Paulan setelah adanya temuan klaster masjid di kawasannya.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Azfar Muhammad
Palang besi menutup akses masuk di salah satu ruas jalan Desa Paulang, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Minggu (13/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Langkah antisipasi diambil Pemerintah Desa (Pemdes) Paulan setelah adanya temuan klaster masjid di kawasannya. Sebanyak 57 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka sempat ikut dalam acara pengajian.

Kepala Desa Paulan, Joko Margono mengatakan, kebijakan penutupan sementara atau lockdown diambil untuk menekan lajur penularan Covid-19. 

“Ini baru mau koordinasi di kelurahan, satu dusun sudah ditutup hingga dua minggu ke depan. Tentu dipalang atau di-lockdown sementara. Jalur - jalur masuk pun sudah kita tutup dengan ketat,”  kata Joko kepada TribunSolo.com, Minggu (13/6/2021).

Selain penutupan sementara, Pemdes Paulan juga sudah menyemprotkan disinfektan di kawasan temuan kasus Covid-19. Itu dilakukan bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar.

“Kita sudah semprot disinfektan kemarin sebanyak 2 kali,” ujarnya.

Baca juga: Ikut Pengajian di Masjid, 57 Warga Paulan Karanganyar Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Dua Warga Klaten Positif Covid-19 Usai dari Kudus, Tolak Dibawa ke Donohudan Kini Isoman di Rumah

Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Joko, saat ini diimbau untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Itu karena mayoritas orang tanpa gejala atau asimtomatik.

"Sejak kemarin hari jumat warga diimbau untuk diam di rumah dulu," kata Joko.

Disamping itu, untuk kebutuhan logistik dan makan akan disupport dari pihak pemerintah.

“Sementara tidak ada yang parah, orang tanpa gejala semuanya. Dan berangsur membaik dan tentu kedepan masyarakat harus bisa memperketatprokes lagi dan jangan panik,” ucap Joko. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved