Breaking News:

Ultimatum Jokowi ke Ganjar soal 11 Zona Merah di Jateng: Kalau Kesulitan, Bakal Kerahkan TNI-Polri

Saat ini zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah telah bertambah menjadi 11 daerah. Presiden Jokowi pun mewanti-wanti Ganjar Pranowo.

Editor: Hanang Yuwono
Kolase Tribunnews (Instagram.com/jokowi dan ganjar_pranowo)
Jokowi (kiri) dan Ganjar Pranowo (kanan). Ganjar mengungkapkan pesan penting dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja ke Jateng, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Presiden Joko Widodo terus memantau peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Jokowi lantas memberikan pesan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Diungkapkan Ganjar, Jokowi menyampaikan beberapa catatan penting saat kunjungannya ke sejumlah wilayah di Jateng pada Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Blak-blakan, Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Pemerintah Jokowi: Saya Ceritakan Kisah Mao Tse-tung

Baca juga: Tak ada Dalam Daftar Agenda, Jokowi Ternyata Sempatkan Belok Solo, Tengok Jan Ethes Cucu Kesayangan

Diketahui, saat ini zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah telah bertambah menjadi 11 daerah.

“Ketika saya paparkan (zona merah) mulai dari 3 naik ke 8 sekarang ke 11, beliau mewanti-wanti betul. Di-warning betul seluruh kepala daerah, memperhatikan seluruh kondisi yang ada di wilayah masing-masing,” kata Ganjar dikutip dari Kompas.com, Minggu (13/6/2021).

Presiden Joko Widodo saat hadir secara virtual dalam Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB), Selasa (5/1/2021).
Presiden Joko Widodo saat hadir secara virtual dalam Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB), Selasa (5/1/2021). (KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

Sebelumnya, ada delapan daerah di Jawa Tengah yang berstatus zona merah, antara lain, Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Sragen, Brebes, dan Kabupaten Tegal.

Saat ini, penambahan zona merah ada di Kabupaten Semarang, Wonogiri, dan Karanganyar.

"Jadi Kudus megar nambah ke Jepara, Pati, Grobogan, Demak. Di Grobogan bawah sedikit Sragen. Sekarang sudah bergerak perbatasan itu Kabupaten Semarang."

"Masih satu rumpun ini. Yang Sragen ke Karanganyar dan Wonogiri. Sepertinya episentrum bergerak pelan menunjukkan ada mobilitas cukup tinggi di situ. Itu hipotesisnya," jelas Ganjar.

Untuk itu, seluruh kepala daerah di wilayah Jawa Tengah harus memiliki sensitivitas dalam membuat kebijakan dengan cara mengetahui posisi rasio-rasio yang mesti dihitung setiap hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved