Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pedagang Bermobil Luar Daerah 'Kapok' Mangkal di Solo, Takut Kena Swab dan Dibawa ke Donohudan

Larangan bagi para pedagang bermobil dari luar kota diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Suasana Pasar Cinderamata Solo pasca ditemukannya kasus 5 pedagang positif Covid-19, Senin (14/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pedagang bermobil dari luar kota Solo dilarang mangkal di Solo. 

Larangan ini berlaku khususnya bagi kawasan zona merah Covid-19 diantaranya Kudus, Pati, Jepara, dan Pekalongan. 

Itu menyusul temuan 5 pedagang bermobil terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu lalu. 

Baca juga: Imbas Pasien Covid-19 Asal Kudus Berdatangan, PKL Diimbau Tak Buka Lapak di Asrama Haji Donohudan

Baca juga: Fakta di Balik Viral Pecel Lele Mahal, Penjual Bukan PKL Malioboro hingga Harga Sudah Terpampang

Larangan yang diberlakukan Pemkot Solo berimbas pada aktivitas perdagangan di Pasar Cinderamata. 

Aktivitas perdagangan di pasar tersebut menjadi sepi. 

Persentase pedagang bermobil luar kota Solo yang datang terjun bebas hingga menyentuh 90 persen.

"Pedagang bermobil lebih kurang 5 saja hari ini. Itu pun kebanyakan cuma keperluan nge-drop barang," kata Pengelola Pasar Cinderamata, Nur Atika, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Protes Penyekatan Lebaran Bikin Rugi Dagangan, PKL Sempat Adu Mulut dengan Polisi di Tawangmangu

Nur menduga para pedagang bermobil trauma untuk datang ke Pasar Cinderamata. 

"Para pedagang takut di-swab. Nanti kalau swab-nya positif dibawa ke Asrama Haji Donohudan (AHD)," tutur Nur. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved