Berita Solo Terbaru

4 Fakta Driver Gojek Solo Viral Antar Amer : Alasan Curhat Jadi Tersangka & Bikin Gibran Tersentuh

Driver Gojek yang viral lantaran sempat diamankan karena mengantar kardus tertutup rapat 'Madu Anggur' ternyata miras, akhirnya muncul ke publik.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Driver Gojek Andri (36) dan Haikal (21) yang viral antar pesanan Madu Anggur ternyata dalamnya isinya miras diminta temui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota, Selasa (15/6/2021). 

Gibran menyampaikan dari pihak ojol mengaku sedikit resah pasca viralnya mereka di medsos.

“Ya merasa resah ada karena kejadian kemarin, yang penting masalah sekarang sudah terselesaikan dengan baik,” harap dia.

“Antisipasinya ke depan ya cek dulu kalau terima barang yang akan dikirim, barang nya benar madu atau tidak (kemarin kan ngirimnya madu) ternyata bukan,” tuturnya.

4. Dibran Katakan Wewenang Kapolresta

Kasus driver ojol di Solo diperiksa polisi karena mengantar miras, sampai juga ke telinga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Gibran mengatakan, kasus ini sudah selesai.

Namun, saat ditanya isu yang berkembang soal nama Bripda F di balik nomor telepon pemesan miras tersebut, Gibran mengatakan hal itu tak menjadi kewenangan dari dirinya.

Gibran mengaku tak berwenang mengusut siapa pemesan miras tersebut.

“Untuk mencari pelaku dari pemesan tersebut itu sudah wewenang dari Pak Kapolres,” jelasnya.

“Yang penting mereka berdua (driver) sudah aman,” tambahnya.

“(mengusut) itu biar dari Kapolres, tanggung jawab saya sudah sampai di sini,” paparnya.

Wes beres toh (sudah selesai kan),” tandasnya.

Dia mengatakan, saat ini driver tersebut sudah beraktivitas seperti biasa. 

Baca juga: Misteri Pemesan Madu Anggur yang Buat Driver Ojol Diperiksa, Aplikasi GetContact Sebut Nama Bripda F

Baca juga: Viral Driver Gojek Solo Curhat Jadi Wajib Lapor Polisi karena Antar Miras, Ini Penjelasan PT Gojek

“Mereka sudah menerima orderan dan melanjutkan aktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Gibran memastikan status Driver Gojek bukan tersangka. 

“Tadi saya pesan kepada dua driver untuk lebih waspada lagi, biar tidak terulang,” tambahnya. 

Lebih lanjut dia menerangkan. rekam jejak orderan harus tersimpan di data base. 

Hal ini agar bila ada kasus terkait hukum bisa terselesaikan dengan jelas. 

“Yang order siapa, yang diterima apa,” tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved