Breaking News:

Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Membludak, Wisma Atlet hingga RS Rujukan Penuh

Kasus Covid-19 di Jakarta kembali melonjak dan masih terus mengalami penambahan pasca libur Lebaran.

Editor: Azfar Muhammad
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI : Sejumlah petugas medis saat bersiap untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. 

Dengan penambahan tempat tidur ini, kini total kapasitas di 4 tower RS Wisma Atlet Kemayoran mencapai 7.994 orang.

"Ini sudah meningkat daya huninya," kata Arifin.

Selain penambahan bed, pengelola RS Wisma Atlet juga sedang bersiap mengoperasikan tower 8 di Pademangan.

Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan Tower itu selama ini diisi oleh pekerja migran yang baru saja kembali dari Indonesia untuk melakukan karantina.

Namun para pekerja migran itu akan dievakuasi ke tower 9 dan 10, sehingga tower 8 bisa difokuskan untuk pasien positif Covid-19. Dengan tambahan tower 8 ini, maka kapasitas RS Wisma Atlet bisa meningkat sampai 9.566 tempat tidur.

RS Islam Jakarta penuh

Membludaknya pasien tak hanya terjadi di RS Wisma Atlet, tapi juga RS rujukan Covid-19.

Ini misalnya terjadi di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.

Rumah Sakit itu terpaksa menolak pasien baru Covid-19 karena seluruh ruangan isolasi sudah penuh.

Hal ini diungkapkan dokter Jack Pradono, salah satu dokter yang bekerja di RS Islam Jakarta. Lewat unggahan di akun Instagramnya @drjackpradono.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved