Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Buntut Klaster Kudus, Pesta Nikah di Wonogiri Dilarang & Wisata Ditutup, Nekat Urus KTP Tak Dilayani

Munculnya klaster jagong ke Kudus di Kabupaten Wonogiri membuat Pemkab mengambil langkah tegas.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
ILUSTRASI : Patung Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno tengah duduk sambil membaca buku di Taman Ekadaya Wilaga yang menjadi ikon di Kabupaten Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Munculnya klaster jagong ke Kudus di Kabupaten Wonogiri membuat Pemkab mengambil langkah tegas.

Pemkab Wonogiri bakal melarang adanya pesta hajatan untuk sementara waktu.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pihaknya akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait larangan itu.

"Hajatan untuk sementara dilarang. Tapi untuk prosesi pernikahan boleh dilakukan dengan catatan ijab kabul di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (15/6/2021).

Langkah tegas ini dilakukan untuk mengurangi aktivitas masyarakat yang berpotensi membuat kerumunan.

Pasalnya, jika akad nikah dilakukan di rumah, potensi kerumunan masih akan terjadi oleh warga.

"Kalau acaranya di rumah, saya yakin orang satu RT akan ikut menyaksikan prosesi itu. Beda kalau acaranya itu di balai nikah, jumlah peserta yang datang bisa terkontrol, tidak ada kerumunan," jelasnya.

Dia menganjurkan untuk prosesi akad nikah di kantor KUA atau masjid atau fasilitas di kecamatan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Selain larangan, sanksi tegas juga akan disiapkan Pemkab Wonogiri.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved