Breaking News:

Sosok Pratama Arhan, Anak Tukang Sayur yang Diincar Klub Elite Korsel, Rumah Papan & Beralas Tanah

Pemain bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai itu lahir dari seorang ibu penjual sayur keliling. Rumah sedarhana berdinding kayu, beralas tanah.

Editor: Ilham Oktafian
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA/TRIBUN JATENG
Bek sayap PSIS Semarang Pratama Arhan Alief masuk dalam nominasi kategori pemain muda terbaik penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021 bersaing dengan striker PSS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar dan gelandang Barito Putera Alif Jaelani - F. ARIEL SETIAPUTRA/ TRIBUN JATENG 

Bakat sepak bola dari kakak merupakan pemain bola di SSB Putra Mustika menurun ke Arho.

Dari SSB Putra Mustika, dia memulai karirnya sebagai pemain sepak bola.

Saat itu, Arho masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar.

Selepas lulus, Arho mencoba peruntungan dengan mendaftar di Akademi Terang Bangsa Semarang.

"Alhamdulillah keterima di sana.

Di sana kerja keras banyak pengalaman dari pemain dan pelatih.

Baca juga: Kisah Yofandani Si Anak Tukang Las, Dulu Bermain di Sawah Kini Jajal Rumput Eropa untuk Timnas U-19

Baca juga: Dulu Latihan di Kebun Jati, Kini Yofandani Si Anak Tukang Las Asal Karanganyar Rasakan Rumput Eropa

Harus latihan seperti apa, harus bagaimana, itu diajari semua di sana," kata Arhan saat ditemui di kediamannya.

Terang Bangsa membuat karir Arho kian mentereng setelah akhirnya dia didapuk dalam kesebelasan PSIS U-18.

Kualitasnya yang tidak diragukan akhirnya dia diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni PSIS U-20.

Arho tidak menyangka, di sela-sela kesibukannya sebagai pemain PSIS, rupanya dia mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan pelatihan timnas U-19 di Cikarang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved