Breaking News:

Jogja Batal Terapkan Lockdown, Sri Sultan HB X : Saya Tidak Kuat Ngragati Rakyat

Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X memastikan tidak jadi menerapkan karantina wilayah atau lockdown

Editor: Ilham Oktafian
KOMPAS.com/TEUKU MUH GUCI S
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (30/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarat (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, dipastikan tidak menerapkan karantina wilayah atau lockdown, meski saat ini kasus Covid-19 di wilayah DIY mengalami lonjakan.

Sri Sultan HB X memilih melakukan pengetatan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Keputusan itu ditempuh seusai digelarnya rapat koordinasi antara Gubernur DIY dengan perwakilan RS rujukan Covid-19, akademisi, serta bupati dan wali kota, Senin (21/6/2021).

Dalam rapat tersebut, Sri Sultan HB X meminta kepada seluruh kepala daerah di wilayah DIY untuk segera memperkuat dan membentuk satuan tugas (satgas) Covid-19 di tiap RT/RW. 

Baca juga: Sri Sultan HB X Buka Opsi Jogja Lockdown Total, Imbas Tingginya Kasus Covid-19

Baca juga: Tak Hanya Wali Kota Solo Gibran, Bupati Klaten Sri Mulyani Juga Tolak Lockdwon,Meski Kini Zona Merah

Pasalnya, satgas dinilai memiliki peran vital dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan maupun kerumunan masa di level paling bawah.

Satgas diharapkan dapat membantu upaya mengawasi kegiatan-kegiatan yang biasa digelar masyarakat.

Termasuk penegakan aturan dalam kebijakan PPKM mikro.  

"Perlu membatasi di antara mereka yang ada di setiap kelurahan agar satgas yang belum terbentuk mohon bisa diselesaikan yang ada di kelurahan," ujar Sri Sultan HB X saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (21/6/2021).

Lebih jauh, Sri Sultan HB X menuturkan wacana lockdown yang dulu sempat dilontarkan merupakan solusi terakhir jika pandemi tak kunjung dapat dikendalikan.

Baca juga: Penampakan Satu Dukuh di Boyolali yang Sepi Bak Kuburan karena Lockdown, 39 Warga Kena Covid-19

Kebijakan tersebut, diakui Sri Sultan HB X  sulit untuk dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved