Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Sempat Muntah & Diare, Dokter Lo Kini Dirawat di ICU RS Kasih Ibu Solo : Kondisi Sadar & Stabil

Lo Siauw Ging atau akrab disapa Dokter Lo (86) kini tengah menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Kasih Ibu Kota Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Dokter Lo saat berjalan keluar dari kamar Ayodya 2, RS Kasih Ibu, Solo, Kamis (4/8/2016) siang. 

“Momen lebaran tetap sakral tapi jangan sampai kerinduan ini justru menjadi petaka bagi keluarga kita," tandasnya. 

Kritis di ICU

Seorang dokter di Solo berhasil sembuh setelah melawan Covid-19.

Adalah dokter spesialis kulit dan kelamin di Kota Solo dr. Khoirul Hadi SpK.K.

Dia bukan saja sembuh, namun berhasil menciptakan karya lagu saat masa isolasinya di ICU.

Baca juga: Terungkap, Fakta di Balik Filler Payudara Abal-abal : Dokter Gadungan & Pakai Cairan Pembuat Kaca

Baca juga: Sebelum Nikah, Atta Ternyata Sempat Dapat Nasihat dari Dokter Boyke: Jangan Buru-buru Buka Duren

Khoirul mengatakan, selama dalam ruang ICU Isolasi dia berhadapan dengan hidup dan mati.

"Saat itu saya membuat refleksi," papar Khoirul, Kamis (8/4/2021).

Bait demi baik dia selesaikan sambil menunggu waktu isolasi selesai.

Dia mengaku membuat lirik lagu di atas kertas kecil.

Padahal pada posisi itu, Khoirul harus menggunakan alat bantu oksigen.

Saat itu, dalam pikirannya, lirik yang dia buat itu akan menjadi ladang dakwah untuk sesama manusia.

Baca juga: Putri Cantik Anjasmara & Dian Nitami Tak Minat Jadi Artis, Sasikirana Kini Kuliah Jurusan Kedokteran

“Dakwah tidak hanya di atas mimbar dan bisa di aplikasikan dengan membuat kata dan syair yang ditujukan untuk ajakan hal yang baik,” ungkapnya.

Dalam waktu dua bulan, dia berhasil membuat 12 lirik lagu dan telah diluncurkan bersama grup Assahlan yang meupakan grup religi pendatang baru.

Sebagai informasi untuk beberapa lagu  tersebut telah dirilis  melalui mini launching album Assahlan di kawasan Atria Resto and Lounge. Pada, Kamis (8/4/2021).

Berikut beberapa lagu diantara karya dr. Khoirul Hadi :  Puasa, Zakat, Tahajjud, Sahur, Shujud dan kembang duka.

Tips Buka Puasa dari Dokter Solo

Makanan manis dianjurkan saat berbuka puasa.

Diketahui, dalam hitungan hari Umat Muslim di dunia akan merasakan berkah Ramadhan 2021.

Biasanya, di awal puasa, makanan manis seperti kurma menjadi pilihan tepat untuk berbuka.

Baca juga: Seusai Puasa 6 Bulan, Wahana Naik Unta TSTJ Solo Dibuka, Lainnya Tunggu Hasil Evaluasi

Baca juga: 36 Hari Menuju Ramadhan 2021, Inilah Golongan Orang yang Diwajibkan Berpuasa

Hal ini pula yang disarankan untuk orangtua demi memperhatikan asupan gizi anak-anak tatkala berbuka puasa.

Dokter spesialis anak dari RS Dr Oen Kandang Sapi Surakarta, dr Mohammad Wildan, Sp. A menyampaikan mereka bisa melakukan sunah yang dianjurkan, yakni dengan maka kurma saat berbuka.

"Makanlah kurma dulu, bukan yang manis, walaupun cuma satu biji, kurma cukup bagus buat sistem pencernaan saat berbuka puasa," jelas Wildan kepada TribunSolo.com, Kamis (30/4/2020).

Orang yang berbuka puasa, temasuk anak-anak sebaiknya tidak usah terlalu tergesa-gesa minum.

"Minum air pun tidak perlu satu gelas dihabiskan, beberapa teguk dulu, dua sampai tiga teguk dulu, cukup," terang Wildan.

Wildan menambahkan minuman disarankan tidak dingin supaya tubuh tidak kaget setelah beberapa jam tidak makan dan minum

"Untuk minuman dingin sebetulnya tidak boleh, usahakan minum sesuai suhu tubuh, air biasa, kalau yang tahan tidak masalah, cuma secara kesehatan tidak bagus," jelas dia.

"Suhu tubuh lebih tinggi karena kurang cairan selama berpuasa, bila minun dingin kontras, efeknya bisa ke usus dan lambung, sebaiknya minum air biasa," imbuhnya membeberkan.

Setelah itu, mereka yang berbuka puasa bisa makan buah-buahan, diantaranya pisang terlebih dulu sebelum menunaikan salat Maghrib.

"Setelah salat Maghrib baru makan besar, makan besar jangan terlalu banyak," kata Wildan.

"Sebaiknya diisi sepertiga makanan, sepertiga air, dan sepertiga udara, jangan terlalu banyak makan, nanti sakit dan mengantuk," tambahnya.

Wildan juga menyarankan orang yang menjalankan puasa lebih baik mengkonsumsi buah-buah terlebih dahulu sebelum makan sahur.

"Itu supaya pencernaan kita siap, baru makan nasi, diperbanyak serat agar tidak cepat lapar," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved