Breaking News:

Inilah 10 Negara dengan Utang Terbesar, Lihat Urutan Indonesia, jadi Alasan Ketua BPK Khawatir?

Berapa utang Indonesia dan berada di urutan berapa bila dibandingkan dengan negara lain? Ini daftar negara dengan utang luar negeri terbanyak:

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS/RIZA FATHONI
Ilustrasi dollar AS. Inilah daftar negara di dunia dengan utang luar negeri terbanyak, ada di posisi berapa Indonesia? 

Utang luar negeri jangka panjang tercatat memiliki pertumbuhan yang paling pesat dibanding jenis utang lain, yakni tumbuh 7 persen menjadi sekitar 6 triliun dollar AS.

Jumlah tersebut setara dengan 73 persen dari total utang luar negeri. Sementara, tingkat utang jangka pendek tumbuh moderat, yakni 1,5 persen menjadi sekitar 2,2 triliun dollar AS.

Bank Dunia melaporkan, negara dengan utang luar negeri terbesar, yakni China. Total utang luar negeri China setara dengan sekitar 26 persen dari keseluruhan total utang negara-negara berpendapatan rendah-menengah.

Total ULN China mencapai 2,1 triliun dollar AS. Nilai tersebut meningkat 8 persen bila dobandingkan dengan akhir 2018 lalu.

Sementara itu, utang luar negeri Indonesia tercatat mencapai 402,08 miliar dollar AS pada tahun 2018.

Tingkat utang luar negeri Indonesia tersebut masih lebih rendah bila dibandingkan dengan Rusia yang mencapai 490,72 miliar dollar AS, Meksiko 469,72 miliar dollar AS dan Tukri 440,78 miliar dollar AS.

Tingkat utang luar negeri Indonesia tersebut juga lebih rendah dari Brasil yang sebesar 569,39 miliar dollar AS, dan India 560,03 miliar dollar AS.

Berikut adalah daftar 10 negara dengan utang luar negeri terbesar:

  • China 2,1 triliun dollar AS
  • Brasil 569,39 miliar dollar AS
  • India 560,03 miliar dollar AS
  • Rusia 490,72 miliar dollar AS
  • Meksiko 469,72 miliar dollar AS
  • Turki 440,78 miliar dollar AS
  • Indonesia 402,72 miliar dollar AS
  • Argentina 279,3 miliar dollar AS
  • Afrika Selatan 188,1 miliar dollar AS
  • Thailand 180,23 miliar dollar AS

Kekhawatiran BPK

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna  dalam pidato tersebut juga menyebut indikator kerentanan utang tahun 2020 melampaui batas yang direkomendasikan IMF dan International Debt Relief (IDR).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved