Berita Sragen Terbaru

Corona Mengganas, Rumah Sakit di Sragen Penuh, Gedung Baru RSUD Sragen Sampai Jadi Gedung Covid-19

Rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sragen penuh. Itu dibuktikan dengan tingkat keterisian rumah sakit yang menembus angka 100 persen.

Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI : Sejumlah petugas medis saat bersiap untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sragen penuh.

Itu dibuktikan dengan tingkat keterisian rumah sakit yang menembus angka 100 persen.

Kondisi tersebut membuat Pemkab Sragen mengambil langkah cepat supaya layanan rumah sakit tidak tersendat.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, akan menambah tempat tidur dalam waktu dekat. 

"Kita terus berupaya, kita perintahkan bagi rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menambah tempat tidur dalam waktu satu pekan kedepan," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Daftar 3 Rumah Sakit Rujukan Corona di Karanganyar : Dinas Kesehatan Juga Tambah Tempat Tidur Pasien

Baca juga: Keluarga Kena Corona & Ingin Hubungi Petugas Medis? Ini Nomor Telepon Darurat 15 Rumah Sakit di Solo

Pihaknya merinci, akan ada tambahan 16 tempat tidur di RS Amal Sehat, masing-masing tambahan 3 bed di RS Sarila Husada, PKU Muhammadiyah, RS Yaksi. 

"RSUD Soehadi Prijonegoro, gedung barunya akan kami maksimalkan untuk gedung covid-19, bisa terisi sampai 100 bed," jelasnya. 

"RSUD Gemolong juga akan menambah 22 tempat tidur," singkatnya. 

Yuni berharap, sepekan kedepan rumah sakit rujukan Covid-19 di Sragen cukup menampung pasien. 

"Satu pekan dari sekarang, ketersediaan tempat tidur kita bisa terpenuhi," harapnya. 

Untuk itu, Yuni menghimbau seluruh masyarakat Sragen untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Kalau bisa jangan ada yang sakit, berharap instruksi bupati dapat ditaati," tambahnya.

Sampai Antre

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved