Breaking News:

Yalimo Papua Mencekam, Massa Bakar Kantor KPU hingga DPRD, Imbas Tolak Putusan MK soal Pilkada 2020

Kondisi Kabupaten Yalimo, Papua mencekam setelah adanya pembakaran sejumlah kantor pemerintah hingga KPU.

Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunPapua
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 7 kantor pelayanan publik Yalimo Papua yang dibakar pasca putusan MK terkait Pilkada 2020, Selasa (29/6/2021) sore. 

TRIBUNSOLO.COM - Kondisi Kabupaten Yalimo, Papua mencekam setelah adanya pembakaran sejumlah kantor pemerintah hingga KPU.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 7 kantor pelayanan publik yang dibakar pasca putusan MK terkait Pilkada 2020, Selasa (29/6/2021) sore.

Kantor yang menjadi sasaran kecewaan massa hingga dibakar yakni Kantor KPU, Bawaslu dan Gakumdu.

Serta Kantor DPRD, Dinas Kesehatan, BPKM, kantor perhubungan dan termasuk Kantor Bank Papua.

Selain pembakaran kantor penyelenggaraan Pemilu, dan Pemerintah serta Kantor perbankan, massa juga melakukan aksi blokade jalan utama Elelim, ibukota Yalimo.

Baca juga: Sosok Sonny Wanimbo, Ketua DPRD yang Dituding Jadi Donatur KKB Papua, Harta Kekayaan Total Rp16 Juta

Baca juga: Stafsus Billy Mambrasar Sambut Peluncuran Tribun-Papua Jadi Portal Berita Tribun Network ke-52

Kabag Ops Polres Yalimo AKP Agus Tianto, saat dikonfirmasi menyebutkan situasi kabupaten Yalimo masih mencekam.

Bahkan aparat yang bertugas masih melakukan pengamanan bagi warga yang hendak mengungsi.

"Anggota di Polres masih siaga. Termasuk juga melakukan pengamanan bagi warga yang mengungsi," katanya.

Diduga aksi pembakaran kantor Pemerintahan di Kabupaten Yalimo, dipicu putusan Mahkama Konstitusi.

Yang mana putusan MK tersebut mendiskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Erdi Dabi dan Jhon Wilil di Pilkada Yalimo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved