Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Bukan Mobil, Ibu Rumah Tangga Klaten Jadi Miliarder karena Tanah Tergilas Tol, Akan Bangun 3 Rumah

Perempuan 57 tahun itu harus merelakan rumah yang dihuni sejak kecil digilas proyek Tol Solo-Jogja di Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom.

TRIBUNJOGJA
Suharni warga Ngabeyan, Klaten yang menjadi miliarder karena tanah tergilas Tol Solo-Jogja. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Rezeki tak akan ke mana, itulah yang dialami Suharni, ibu rumah tangga asal Kabupaten Klaten.

Perempuan 57 tahun itu harus merelakan rumah atau tanahnya yang dihuni sejak kecil digilas proyek Tol Solo-Jogja di Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom.

Namun siapa sangka, rumah sekaligus pekarangan seluas 442 meter persegi dihargai cukup besar melalui ganti rugi yakni Rp 2 miliar.

Kini, dengan uang itu dirinya tak akan berfoya-faya misalnya membeli mobil.

Tatapi untuk membuat tiga rumah baru sekaligus yang nantinya bakal ditempati oleh dirinya dan anak-anaknya.

"Rencana mau bikin rumah lagi. Rencana tiga rumah," ujar Suharni, di sela-sela pembayaran UGR tanah terdampak tol Yogyakarta-Solo di desa itu pada awak media, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Viral Wanita Ngaku Ditawari MC Arisan Sosialita Pakai Tumbal Berondong, Polisi Kini Turun Tangan

Baca juga: Giliran 22 Warga Ngabeyan Dapat Ganti Rugi Tol Solo-Jogja : Ada yang Rp 261 Juta hingga Rp 3 Miliar

Ia mengatakan, rumahnya yang ikut diterjang oleh jalan tol Yogyakarta-Solo memiliki luas tanah 442 meter persegi.

Rumah tersebut, lanjutnya merupakan peninggalan dari orangtuanya dan saat ini ia tempati bersama anak-anaknya.

Anak perempuan Suharni, Rini Ambarwati (28) menambahkan jika saat awal mengetahui jika rumahnya di Dukuh Pasekan ikut diterjang tol, dirinya merasa sedih.

Hal itu karena sejak lahir tinggal di kampung tersebut dan sudah saling kenal dengan para tetangga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved