Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Alasan Pria di Tanon Sragen Hadang Bidan Desa Pakai Parang: Agar Dia Mau Periksa Bapak Saya

Seorang pria berinisial S (47) nekat menghadang bidan desa dengan menggunakan sebilah senjata tajam, jenis parang.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Barang Bukti Parang yang Digunakan Pelaku untuk mengancam bidan di Tanon, Sragen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seorang pria berinisial S (47) nekat menghadang bidan desa dengan menggunakan sebilah senjata tajam, jenis parang.

Kejadian terjadi di sekitar rumah pelaku, di Dukuh Genengsari, Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Diketahui, tenaga kesehatan tersebut datang ke Desa Kalikobok, untuk melaksanakan tugas menjemput pasien covid-19 untuk dibawa ke Technopark Sragen.

Baca juga: Kronologi Bidan di Sragen Dihadang Warga Pakai Parang, Pelaku Teriak Minta Bapaknya Diperiksa

Baca juga: Harap Bersiap! Seniman Kota Solo Akan Diberikan Sertifkasi Sesuai Bidang Kompetensi

Ditemui di Mapolres Sragen, Pelaku S menjelaskan alasannya nekat menghadang tenaga kesehatan yang bertugas.

"Awalnya, bapak saya dibawa ke rumah sakit katanya covid-19, disana dikasih obat banyak, yang membuat kondisinya semakin parah," ujarnya kepada TribunSolo.com, Rabu (7/7/2021).

Ia menambahkan, saat sudah sembuh dari covid-19, ayah pelaku S dibawa pulang kembali.

Baca juga: Inilah Beberapa Bidang Bisnis yang Diprediksi Hoki di Tahun Kerbau Logam, Toko Roti hingga Restoran

"Orang tua saya bilang saat di rumah, 'mati tenan aku ki mati tenan, wetengku usus e koyo brodol-brodol' (Meninggal beneran ini saya, meninggal beneran, perutku ususnya seperti lepas)," ujarnya.

"Kemudian saya bersama istri bilang ke bidan R, untuk diperiksa, apa suhu badannya, apa dikasih obat," katanya.

Kemudian, bidan R mengatakan,kepada Pelaku S, jika ayahnya sudah tidak terjangkit covid-19, dan tinggal pemulihan penyakit bawaannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved