Berita Klaten Terbaru

Aturan Pelaksanaan Idul Adha 2021 di Klaten : Salat Ied di Rumah,Sembelih Hewan Kurban Mulai 21 Juli

Pelaksanaan Idul Adha 2021 dipastikan bakal serupa dengan pandemi tahun kemarin.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI : Jemaah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi, Jumat (29/5/2020). Pemeritah Kota Bekasi mengizinkan sejumlah masjid di zona hijau untuk melaksanakan kegiatan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pelaksanaan Idul Adha 2021 dipastikan bakal serupa dengan pandemi tahun kemarin.

Bagaimana tidak, umat muslim diminta melaksanakan salat Idul Adha kali ini sama, tetap di rumah masing-masing karena Corona mengganas.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, Anif Solikhin mengatakan, permintaan salat Idul Adha di rumah, berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemenag nomor 17 tahun 2021.

Adapun SE tersebut mengatur tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M di Wilayah PPKM Darurat.

"Salat Idul Adha diminta untuk dilaksanakan di rumah masing-masing. Itu berlaku khusus bagi daerah level 3 dan 4 (dalam PPKM Darurat)," kata dia.

Baca juga: Menag Yaqut Larang Salat Idul Adha Berjamaah dan Takbiran di Zona PPKM Darurat

Baca juga: Viral Petugas Tertidur Pakai APD di Area Makam, Perekam Ungkap Fakta Pilu: Kami Kurang Istirahat

Kemudian, lanjut Anif, untuk penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1442 Hijriyah kali ini, bakal dilakukan pada Rabu (21/7/2021) atau H+1 setelah Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Selasa (20/7/2021).

"Penyembelihan (hewan kurban) tetap jalan tapi mulainya tanggal 21 Juli atau H+1 idul adha," ucapnya.

Saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tersebut, lanjut Anif, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Penembelihan itu dengan protokol kesehatan yang ketat dan yang boleh hadir hanya petugas atau panitia kurban sama orang atau keluarga yang berkurban," katanya.

Selanjutnya, setelah hewan kurban selesai disembelih, daging kurban juga diantar oleh panitia ke rumah warga dan warga tidak diperkenankan datang ke lokasi pemotongan hewan kurban.

"Daging kurban dikirim kepada penerima, tidak ada yang datang ke lokasi, tapi panitia yang ngirim ke rumah-rumah warga," imbuhnya.

Aturan untuk Semua Agama

Ibadah keagamaan yang mengundang orang di tempat peribadatan di Kabupaten Klaten ditidakan selama PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, Anif Solikhin menjelaskan, hal itu telah tertuang dalam poin PPKM Darurat dan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah di Wilayah PPKM Darurat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved