Breaking News:

Virus Corona

Jeritan Pengusaha Kecil di Balik PPKM Darurat: Tukang Bubur Didenda Rp 5 Juta, Tukang Cukur Bingung

Di beberapa daerah, penerapan PPKM Darurat dilakukan dengan ketat, seperti menerapkan sanksi denda bagi yang melanggar.

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Foto hanya ilustrasi. Polisi melakukan sidak PPKM Darurat di Solo Paragon Mall, Minggu (4/7/2021). Kini viral kisah para pedagang kecil yang mengeluhkan denda besar karena melanggar PPKM. 

Ia kena razia tim Satgas Covid-19 pada Senin (5/7/2021) malam.

Endang menuturkan, saat kena razia, petugas mendapati adiknya, Salwa (28) sedang melayani pembeli makan di tempat usahanya tersebut.

Padahal, menurut pengakuan adiknya tersebut telah meminta pembeli untuk tak makan di tempatnya karena sedang pemberlakuan PPKM darurat.

"Adik saya bilang ke empat pembeli yang ngeyel dan memaksa untuk makan di temap sedang ada PPKM."

"Tapi, pembeli itu tetap memaksa mau makan di tempat. Saat itu, ada petugas patroli dan memberitahukan kalau kami melanggar karena masih melayani pembeli di tempat saat PPKM," tutur Endang.

Setelah itu, kata Endang, dirinya diwajibkan mengikuti persidangan di tempat di depan Taman Kota Tasikmalaya oleh Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

Endang bersama adiknya pun mengikuti persidangan secara virtual yang dipimpin oleh Hakim Ketua Abdul Gofur serta pihak kejaksaan dan kepolisian.

Ia divonis bersalah dan melanggar PPKM Darurat dengan putusan sanksi denda Rp 5 juta atau subsider 5 hari kurungan penjara.

Sesuai aturan PPKM Darurat, Endang mengakui telah melanggar aturan yang berlaku mulai 3 sampai 20 Juli 2021 tersebut.

"Saya mengakui. karena memang saat itu kami terazia sedang melayani pembeli makan di tempat saat ada PPKM ini."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved