Euro 2020
Semifinal Euro 2020 Inggris VS Denmark: Dua Pertemuan Terakhir Denmark Belum Terkalahkan
Timnas Denmark belum terkalahkan dalam dua pertandingan terakhirnya, saat bertemua Timnas Inggris di UEFA Nasional League tahun 2020
TRIBUNSOLO.COM - Lanjutan Semifinal Euro 2020 akan mempertemukan Timnas Inggris dan Timnas Denmark.
Pertandingan serat gengsi itu akan tersaji di Stadion Wembley, Inggris, pada Kamis (8/7/2021) Pukl 02.00 WIB.
Dari catatan kedua tim, Timnas Inggris dan Timnas Denmark baru bertemu enam kali.
Dari enam kali pertemuan, Inggris menang sebanyak tiga kali, Denmark menang satu kali, dan dua laga lainnya berakhir seri.
Pada dua pertandingan terakhir, Denmark belum pernah kalah dari Inggris, yakni pada UEFA Nasional League tahun 2020.
Pada pertandingan pertama di di League A, Grub 2, kedua tim bermain imbang.
Baca juga: Italia Lolos ke Final Euro 2020 Usai Kalahkan Spanyol Lewat Adu Penalti
Baca juga: Pelatih Italia Keget dengan Spanyol, Pemain Sekelas Alvaro Morata Dicadangkan di Laga Krusial
Dan pada pertandingan kedua, Denmark unggul 0-1 atas Inggris.
Kemenangan Inggris atas Denmark didapatkan saat laga persahabatan pada tahun 2014 dan 2011.
Timnas Inggiris juga berhasil mengalahkan Timnas Denmark saat Piala Dunia 2002 dengan skor 0-3.
Sementara pertemuan pertama kali kedua negara itu terjadi pada Euro 1992, dengan skor 0-0.
Prediksi Pertandingan
Lini tengah akan menjadi faktor kunci bagi kedua Negara untuk menentukan siapa yang lolos ke partai puncak.
Artinya, beban berat akan dipikul oleh duo pivot andalan masing-masing tim, Kalvin Phillips-Declan Rice di Inggris dan Pierre-Emile Hojbjerg-Thomas Delaney di Denmark.
Di Euro 2021, Inggris dilengkapi dengan skuat yang seimbang, dan Gareth Southgate punya banyak opsi.
Baca juga: Kisah Martinez Kiper Pahlawan Penalti Argentina : Dibuang Arsenal, Kini Disebut Dewa oleh Messi
Baca juga: Morata Beri Harapan Palsu saat Lawan Italia, Luis Enrique Langsung Berikan Pembelaan
Baca juga: Argentina Lolos ke Final Copa America, Buka Peluang Messi Raih Top Skorer dan Ballon dOr
Baca juga: Pengakuan Rio Ferdinand yang Bikin Panas Fans Liverpool : Thiago Sempat Merengek Ingin Pindah ke MU
Inggris punya banyak pemain kratif, bertalenta dan memiliki kemampuan menyerang.
Namun, dalam Euro 2021, susunan pemain Inggris tidak berdasarkan kemampuan menyerang atau penguasaan bola.
Inggris disiapkan sebagai petarung di lini tengah, hal yang kita lihat dalam laga menghadapi Jerman.
Gareth Southgate mengubah formasinya menjadi lebih advance dengan 3-4-3, yang biasanya 4-3-3, tujuannya, memberi tekanan sekaligus menjaga lini tengah Inggris tetap unggul dari Jerman.
Dan ketika menghadapi Ukraina di Perempat Final, Inggris kembali dengan 4-3-3.
Luke Shaw dan Kyle Walker saling membantu untuk naik, sedangkan Kalvin Phillips dan Declan Rice juga turut membantu dalam melakukan transisi.
Di kubu Denmark, Kasper Hjulmand, menekankan permainan yang rapat di lini belakang.
Andreas Christensen, Simon Kjaer dan Jannik Vestergaard, menjadi trio lini belakang tak terpisahkan.
Kemampuan mereka mendistribusikan bola, sangat efektif, maka tidak heran, duet Pierre-Emile Hojbjerg-Thomas Delaney sangat terbantu dengan permainan prima di lini belakang tersebut.
Hojbjerg dan Delaney adalah duet yang paling efektif di Euro 2021, keduanya bisa membangun serangan secara horizontal dan vertikal sama apiknya.
Performa duo pivot andalan Denmark ini dibantu dengan adanya Joakim Maehle dan Daniel Wass yang saling menopang di kedua sayap.
Maka jangan heran dalam laga ini, bukan siapa yang bisa mencetak gol lebih dahulu, tapi tim mana yang bisa menguasai lini tengah.
Ditambah lagi, kedua pelatih, Kasper Hjulmand dan Gareth Southgate adalah dua sosok yang sangat doyan memberi kejutan.
Kejutan terbesar Inggris sejauh ini adalah ketika menang atas Jerman di Babak 16 Besar.
Sedangkan di Denmark, kejutan mereka berikan ketika menghadapi Ceko, di mana Delaney benar-benar diberikan kebebasan taktikal untuk menyusun serangan.
Dan jangan heran, jika nantinya Harry Kane atau Raheem Sterling gagal mencetak gol dalam situasi open play.
Laga ini akan berlangsung ketat dengan pertarungan di lini tengah.
Jangan heran jika gol akan tercipta dari situasi bola mati, karena baik Inggris maupun Denmark sangat ahli mencetak gol dalam situasi ini.
Inggris dan Denmark membuktikan betapa bahayanya mereka di situasi bola mati.
Inggris mencetak tiga gol dalam skema bola mati menghadapi Ukraina, sedangkan sundulan Delaney di awal laga, memtikan perlawanan Ceko atas Denmark, keduanya di babak Perempat Final.
Dan, sekali lagi, siapapun yang bisa menguasai lini tengah, akan menjadi pemenang dan menghadapi Italia, jadi tugas berat akan diemban oleh Phillips-Rice dan Delaney-Hojbjerg.
Perkiraan susunan pemain
Inggris
Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Phillips, Mount, Rice; Sancho, Kane, Sterling.
Denmark
Schmeichel; Christensen, Kjaer, Vestergaard; Larsen, Delaney, Hojbjerg, Maehle; Braithwaite, Damsgaard; Dolberg
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prediksi Inggris vs Denmark di Euro 2021, Duel Vital Phillips-Rice Melawan Hojbjerg-Delaney
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/para-pemain-denmark-merayakan-setelah-mencetak-gol-ketiga-mereka-selama-pertandingan.jpg)