Breaking News:

Virus Corona

Kontroversi Rosaline Rumaseuw Usulkan RS Khusus Pejabat, PAN Klarifikasi: Dia Sedih dan Emosional

PAN saat ini telah memberikan teguran kepada Wasekjen DPP PAN dr. Rosaline Rumaseuw.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS.COM
Wasekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Rosaline Irene Rumaseuw. 

TRIBUNSOLO.COM - Pernyataan kontroversial Wasekjen DPP PAN dr. Rosaline Rumaseuw menuai komentar juru bicara Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi.

Viva mengklaim jika partainya telah memberikan teguran kepada Wasekjen DPP PAN dr. Rosaline Rumaseuw.

Sebelumnya Wasekjen DPP PAN itu meminta adanya rumah sakit khusus pejabat. 

Baca juga: Tahlilan, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Kagumi Harmoko : Pejabat yang Sukses Mendidik Anak

Baca juga: Innalilahi, Pejabat Simo Boyolali yang Dibakar Gegara Jual Beli Tanah Dinyatakan Meninggal Dunia

Hal ini memicu komentar kontra masyarakat di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Viva mengatakan pernyataan yang bersangkutan bukanlah mewakili sikap partai.

Selain itu pernyataan Rosaline dinilai Viva tidak tepat lantaran terpengaruh perasaan sedih dan emosional. 

"DPP PAN telah memberikan teguran kepada dokter Rosaline atas pernyataannya yang bersifat pribadi di acara webinar tentang perlunya rumah sakit khusus pejabat," ujar Viva, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (8/7/2021). 

"Pernyataan tersebut adalah tidak tepat dan terkesan diucapkan karena perasaan sedih dan emosional. PAN mengucapkan permintaan maaf atas pernyataan dokter Rosaline karena hal itu bukan dan tidak mewakili sikap partai," imbuhnya. 

Dokter Darurat Bencana yang juga Aktivis Sosial Kemanusiaan, Rosaline Rumaseuw
Dokter Darurat Bencana yang juga Aktivis Sosial Kemanusiaan, Rosaline Rumaseuw (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Wakil Ketua Umum PAN ini menjelaskan pernyataan Rosaline tidak tepat karena seharusnya sesuai pasal 28H UUD 1945 setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, tanpa diskriminasi dan sekat stratifikasi sosial, apakah pejabat atau masyarakat, kaya atau miskin. Jadi implementasi public services menurut Viva harus adil dan setara.

Disamping itu, dia menyebut Rosaline masih merasa sedih karena anggota Fraksi PAN DPR RI dari dapil Papua John Mirin dan beberapa kawannya di partai politik lain meninggal. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved