Berita Solo Terbaru

Respon Gibran pada Warga Solo yang Terimbas PPKM Darurat : Mau Gimana Lagi, Kebijakan Pusat

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming paham banyak masyarakat Solo yang berat dan terdampak kebijakan PPKM darurat. 

TribunSolo.com/Azfar Muhammad
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditemani Lurah Margoni meninjau makam yang dirusak berada di TPU Cemoro Kembar Kampung Kenteng, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Senin (21/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hampir seminggu PPKM Darurat diberlakukan di Kota Solo.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengklaim, warganya sudah mulai beradaptasi dengan aturan ini.

Baca juga: Alasan PPKM Jalan Terus, Panglima TNI : Agar Virus Tak Masuk ke Wilayah yang Belum Ada Kasus Berat

Meski, ia mengakui, pada awal masa PPKM Darurat, masyarakat masih kaget. 

"Masyarakat banyak yang baru berdaptasi di hari-hari pertama, namun semakin ke sini, mulai terbiasa," kata Gibran, Jumat (9/7/2021). 

Mengenai penyekatan dan penutupan pasar, Gibran paham banyak masyarakat yang berat dan terdampak kebijakan tersebut. 

"Mau bagaimana lagi, ini kebijakan dari pusat dan kita harus mentaati," tegasnya. 

Gibran menambahkan, saat ini ada 6 jalan yang telah disekat.

Dia mengungkapkan bahwa jumlah jalan yang disekat itu ke depannya akan terus dievaluasi, sesuai kebutuhan dan kondisi. 

"Untuk jumlah tidak akan bertambah, namun area penyekatan sewaktu-waktu bisa dipindah," terangnya. 

"Akan kami evaluasi terus setiap harinya," ujarnya.

menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi terutama soal penyekatan. 

Gibran mengklaim saat ini angka mobilitas di Kota Solo sudah turun. 

"Pada awal PPKM mobilitas masyarakat nampak seperti tak ada perubahan, tetap tinggi," katanya pada Jumat (9/7/2021). 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved