Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Punya Penyakit Tipes, Karyawan Perusahaan Serabi Ini Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Kamar Messnya

Diketahui korban melalukaan Isolasi mandiri di kamar mess, kawasan Serengan, Kota Solo.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM/FRISTIN INTAN SULISTYOWATI
Potret petugas medis mengevakusi korban M (46) warga asal Wonogiri, Sabtu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang karyawan perusahaan serabi di Kota Solo ditemukan meningal dunia saat isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

Diketahui korban berinisial M (46) warga asal Wonogiri, telah jalani isolasi mandiri sejak Senin (5/7/2021).

Baca juga: Nekat Gelar Lomba Mancing saat PPKM Darurat, Pemilik Pemancingan di Sukoharjo Diamankan Petugas

Baca juga: Hentikan Jual Beli, Pedagang Pasar Karanganyar Hening Cipta untuk Korban Covid-19 hingga Doa Bersama

Sebelumnya korban diketahui memiliki penyakit tipes, namun pada Rabu (7/7/2021) dilakuan swab PCR hasilnya positif.

Namun, sekitar pukul 10.30 WIB tadi, korban ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidur.

Diketahui korban melalukaan Isolasi mandiri di kamar mess, kawasan Serengan, Kota Solo.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, melalui Kapolsek Serengan, Kompol Suwanto, mengatakan total ada 25 karyawan yang dilakuan swab PCR secara mandiri olah perusahaan.

"Hasilnya ada 2 orang yang positif Covid-19,  satu diantara korban meninggal dunia," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Sabtu (10/7/2021).

Dia menambahkan pertama kali ditemukan oleh teman kerjanya.

"Saksi seperti biasanya saat isolasi mengantar makan dan melakukan video call tapi tidak di jawab oleh korban, sehingga saksi kwartir dan mendobrak pintu kamar," ungkapnya.

Saat menemukan korban sudah tak bernafas dan meninggal dunia, Saksi menghubungi pihak Satgas Covid-19 tingkat Kelurahan.

"Langsung ditangani para petugas medis Satgas Covid-19 dengan berpakaian APD lengkap," ungkapnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), juga tidak ditemukan  tanda kekerasan terhadap korban.

Saat ini proses pemakaman dilakukan oleh pihak Satgas Covid-19 mengunakan protokol pemakaman Covid-19 dan dibawa ke Wonogiri. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved