Breaking News:

Versi Arief Poyuono, Ini Sosok Kompeten Tangani Covid-19 Indonesia: Sudah Teruji di Situasi Darurat

Eks Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai siapa sosok yang tepat untuk dimintai pertimbangan Jokowi terkait PPKM Darurat dan kasus Covid-19.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Wiranto saat silaturahmi dengan pegawai Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (19/10/2019). Arief Poyuono sarankan Jokowi minta masukan Wiranto untuk tangani krisis Covid-19 di Tanah Air. 

TRIBUNSOLO.COM - Eks Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai siapa sosok yang tepat untuk dimintai pertimbangan Jokowi terkait PPKM Darurat dan kasus Covid-19 di Indonesia.

Sosok itu adalah eks Menkopolhukam Wiranto.

Menurut Arief Poyuono, Wiranto bisa memberikan masukannya kepada pemerintah dalam menangani krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat.

Baca juga: Jalan Slamet Riyadi dan 5 Jalur Lainnya di Kota Solo Akan Kembali Ditutup Selama Masa PPKM Darurat

Baca juga: Nasib Pedagang Pasar Klitikan Notoharjo di Masa PPKM : Berangkat Subuh, Masih Ketahuan Satpol PP

Saat ini, Wiranto sendiri menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

"Kalau Pak Wiranto masih jadi Menkopolhukam situasinya enggak kayak seperti ini, beliau sudah teruji di segala medan politik darurat, ekonomi darurat, dan situasi negara darurat," kata Arief kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, Wiranto mampu dan punya pengalaman mengendalikan situasi darurat di Indonesia.

Hal itu bisa dilihat dari rekam jejaknya sebelum Menkopolhukam, Wiranto pernah menduduki jabatan Menhankam dan Panglima ABRI.

"Leadership dan strategi taktiknya beliau itu dibutuhkan untuk memberikan jalan keluar pemerintahan Jokowi keluar dari situasi darurat," katanya.

"Beliau jendral lapangan yang mumpuni untuk bisa mengendalikan situasi darurat seperti saat ini. Maka itu, Jokowi harus panggil Wiranto dan meminta masukan darinya untuk mengatasi situasi darurat pandemi ini yang bisa berimbas pada darurat sosial & ekonomi nasional," katanya.

Diketahui, jumlah kasus positif virus corona tercatat ada 36.197 penambahan, dari sebelumnya 2.491.006 kasus.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved