Kesal Disebut Tak Bisa Puaskan Nafkah Batin, Pria Ini Ambil Kater Lalu Bunuh Istrinya saat Bercinta

Korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah di bagian leher, terkunci dalam kamar kontrakannya di kawasan Cipayung, Kota Depok.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pelaku saat digiring petugas di Polres Metro Depok, Senin (12/7/2021) - AM menghabisi nyawa RA dengan kater yang telah disiapkan saat mau berhubungan badan. Ia merasa sakit hati atas perkataan yang dikeluarkan sang istri 

TRIBUNSOLO.COM – Tragis, seorang istri di kawasan Cipayung, Kota Depok, kehilangan nyawa di tangan suami sirinya sendiri.

Adapun pelaku adalah pria berinisial AM.

Motifnya membunuh istri siri adalah karena merasa sakit hati atau baper lantaran sering dihina oleh korban yang berinisial RA.

Baca juga: Kisah Terbunuhnya Presiden Haiti, Sempat Didesak Mundur, Nyawa Berakhir di Tangan Tentara Bayaran

Baca juga: Identitas Warga Polokarto yang Tewas dalam Kecelakaan Bus Maut di Tol Pemalang, Asal dari Kenokorejo

AM nekat menghabisi nyawa RA dengan sebilah kater yang telah disiapkan saat mau berhubungan badan untuk terakhir kalinya.

Motif AM melakukan pembunuhan terhadap istri sirinya didasari karena rasa sakit hati yang sudah memuncak.

Sebelumnya, AM disebut sebagai laki-laki yang tidak berguna karena tidak pernah memberikan kepuasan nafsu birahi sang istri di ranjang.

Modus yang dijalankan AM untuk melakukan pembunuhan kepada RA dengan berpura-pura mau berhubungan badan. 

Permintaan itu pun dituruti oleh korban, dan pelaku bersiap melancarkan aksinya menggunakan sebilah kater yang telah ia siapkan.

“Modus mengajak istrinya berhubungan, saat mau berhubungan badan langsung ambil kater dan mengarahkannya ke leher korban,” ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Senin  (12/7/2021).

Bahkan, tak cuma melukai leher korban, pelaku juga mengaku melepaskan dua kali tusukan ke tubuh korban hingga kritis dan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah sakit.

“Saya pura-pura ngajak hubungan intim terus ada kater samping saya, saya ambil. Saya tusuk dua kali,” ungkapnya.

Sebelumnya juga diberitakan, bahwa motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran kesal kerap dihina oleh korban.

“Motifnya karena istrinya (korban) sering berkata kasar pada pelaku,  seperti dia (pelaku) laki-laki tak berguna,” ujar Imran lagi.

Pelaku juga mengakui motifnya tersebut, ia menyebut kerap dihina sebagai laki-laki tak berguna dan tak mampu memuaskan nafsu birahi istri sirinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved