Breaking News:

Virus Corona

Jangan Panik saat Terinfeksi Covid-19, Simak Panduan Lengkap Isolasi Mandiri di Rumah

Kasus Covid-19 di Indonesia kini tengah mengalami lonjakan kenaikan kasus.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
ist/Freepic
Pasien Covid-19 bergejala ringan menjalani isolasi mandiri di rumah. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia kini tengah mengalami lonjakan kenaikan kasus.

Peningkatan kasus juga berbanding lurus dengan hampir penuhnya sejumlah rumah sakit maupun fasilitas isolasi di Indonesia.

Baca juga: Ratusan Warga Terpapar, Satgas Covid-19 Banyudono Boyolali Siapkan Isolasi Terpusat, Ada Dua Gedung

Alhasil, tidak sedikit masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Perlu diketahui, terdapat syarat bagi para pasien Covid-19 untuk isolasi mandiri di rumah.

Pasien Covid-19 dapat melakukan isolasi mandiri jika tidak bergejala atau gejala ringan.

Bagi para pasien Covid-19 yang dikatakan tanpa gejala jika frekuensi napas terhitung 12-20 per menit dengan tingkat saturasi oksigen lebih dari 95 persen.

Hal itu tertuang dalam Buku Panduan Isolasi Mandiri yang disusun Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi).

Adapun bagi Anda yang ingin melakukan isolasi mandiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di antaranya perlu menyediakan oxymeter dan termometer untuk mengukur saturasi oksigen serta suhu tubuh.

Pengecekan dilakukan dua kali sehari, setiap pagi dan malam.

Ilustrasi Isolasi Mandiri.1
Ilustrasi Isolasi Mandiri. Dalam artikel terdapat cara isolasi mandiri di rumah bagi orang yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan dan tidak bergejala. (Tangkap layar Buku Panduan Isolasi Mandiri oleh Papdi.)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved