Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Dua Minggu Berjalan Masa PPKM Darurat, Seorang Kadus di Karanganyar Tetap Nekat Gelar Hajatan

Seorang Kepala Dusun di Karanganyar nekat menggelar hajatan di masa Covid 19 hingga akhirnya dibongkar oleh Satpol PP

Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Istimewa Satpol PP
Satpol PP Karanganyar saat melakukan pembubaran acara hajatan Kadus di Jaten 

TRIBUNSOLO.COM - Dua minggu pelaksanaan PPKM Darurat di Karanganyar, Satpol PP semakin rutin melakukan operasi pembongkaran hajatan.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menyampaikan, laporan dari warga ada warga yang masih nekat menggelar hajatan selama PPKM Darurat, walaupun sudah diberikan edukasi dan pemahaman.

Adapun empat hajatan itu berlokasi di Desa Jati dan Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu dan wilayah Kecamatan Kebakkramat.

"Tim dari kabupaten ke lokasi, ada Polres, Kodim, Kejaksaan kembali mengedukasi. Kalau badel terpaksa kami serahkan ke Kejaksaan dibina," katanya pada Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Minggu Pertama Gerakan Sukoharjo di Rumah Saja: 4 Hajatan, Lomba Mancing dan Burung Dibubarkan

Baca juga: Warga Penggung Boyolali Nekat Gelar Hajatan di Masa PPKM Darurat, Kena Denda Rp 1 Juta 

Dari empat resepsi pernikahan yang dibubarkan oleh tim, ada satu acara yang digelar oleh Kadus di Desa Jati Kecamatan Jaten.

Yophy menuturkan, Kadus itu nekat menggelar acara resepsi meski sudah diingatkan oleh petugas.

Dia menyayangkan perangkat desa yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat justru nekat menggelar hajatan selama PPKM darurat.

"Tim datang sudah sanggup tidak melanjutkan. Tim pergi, dia tetap melaksanakan. Maka tim kembali ke sana. Kades, Sekdes dan Kadus dibawa ke Kejaksaan," ungkapnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karanganyar, Guyus Kemal menjelaskan, sudah memberikan pembinaan kepada perangkat desa setempat. Petugas akan memberlakukan tindak pidana ringan kepada yang bersangkutan apabila masih nekat menggelar hajatan.

"Kami pantau lagi, kalau nekat kita tindak. Kalau nekat dikenakan Tipiring," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved