Breaking News:

Viral

Kronologi 167 Mahasiswa Unand Dikeluarkan Serentak dari Kampus, Ternyata Begini Duduk Perkaranya

Kabar terkait 167 mahasiswa Universitas Andalas dikeluarkan serentak, kini tengah menjadi sorotan masyarakat.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Ilustrasi Mahasiswa di Auditorium Universitas Andalas, Sabtu (23/2/2019) pagi. 

TRIBUNSOLO.COM - Kabar terkait 167 mahasiswa Universitas Andalas dikeluarkan serentak, kini tengah menjadi sorotan masyarakat.

Sebanyak 167 mahasiswa itu dikeluarkan berdasarkan SK Rektor pada 31 Maret 2021 lalu soal pengunduran diri mahasiswa yang tidak mendaftar ulang selama 2 semester berturut-turut.

Baca juga: Viral Challenge Malaikat Maut Berujung Seorang Remaja Tewas, Ternyata Sudah 5 Kali Lakukan Aksi

Mereka dikeluarkan karena selama 2 semester berturut-turut tidak mendaftar ulang di kampus.

Jumlah ini diketahui dari mahasiswa dua Fakultas yang berbeda.

"Benar ada 80 mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan 87 dari Fakultas Ilmu Budaya yang dikeluarkan atau mengundurkan diri berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unand tahun ini," kata Wakil Rektor Unand Bidang Akademik, Mansyurdin yang dihubungi Kompas.com, Jumat (16/7/2021).

Menurut Mansyurdin keluarnya SK Rektor itu berdasarkan Peraturan Rektor Unand No. 14/2020 tentang Peraturan Akademik, Pasal 14 ayat (2) yang menyebutkan mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang selama dua semester berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa.

Pada tahun 2020 lalu, kata Mansyurdin, ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sekitar Rp10 miliar.

Temuan itu kemudian ditelusuri, ternyata jumlah mahasiswa dan setoran ke negara berbeda. Jumlah mahasiswa jauh lebih banyak.

“Maka dibentuklah tim untuk menyelesaikan. Kita bicarakan dengan fakultas. Namun, karena tidak juga direspons, makanya harus ada Keputusan Rektor,” ujar Mansyurdin.

Baca juga: Viral Wanita Jadi Korban Penipuan saat Beli Tabung Oksigen dan Rugi Rp 7,8 Juta, Begini Kejadiannya

Sebelum keluar SK Rektor, kata Mansyurdin, pihak fakultas sudah melakukan komunikasi dengan mahasiswa yang tidak mendaftar itu.

"Jadi sebenarnya mahasiswa yang keluar atau mengundurkan diri itu karena tidak merespons atau sudah mengundurkan diri tapi tidak memberitahu kampus," kata Mansyurdin.

Mansyurdin membantah kalau mahasiswa yang dikeluarkan itu karena tidak sanggup membayar uang kuliah.

"Jadi tidak ada mahasiswa yang dikeluarkan itu karena tidak sanggup membayar uang kuliah, karena kita memberi keringan jika ada mahasiswa yang kesulitan. Misalnya dicicil atau dicarikan orang yang membantu," kata Mansyurdin.

Mansyurdin mengakui bahwa sebagian besar mahasiswa yang dikeluarkan atau mengundurkan diri itu adalah mahasiswa tingkat 2 atau semester 4.

"Iya ada yang semester 4. Mereka hanya kuliah 1 tahun, kemudian ikut ujian baru dan pindah perguruan tinggi, tapi tidak melapor sehingga masih tercatat sebagai mahasiswa Unand sebelum dikeluarkan," kata Mansyurdin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duduk Perkara 167 Mahasiswa Unand Dikeluarkan Serentak dari Kampus, Bukan karena Tak Sanggup Bayar Kuliah", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved