Breaking News:

Berita Solo Terbaru

PPKM Darurat Diperpanjang, Buruh di Solo Harapkan Kompensasi Rp 600 Ribu Seperti Tahun Kemarin

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Solo meminta agar para buruh diberikan kompensasi Rp 600 ribu saat PPKM diperpanjang

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
tribunsolo.com/mardon
Ilustrasi buruh Solo Raya 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Solo Wahyu Rahad, menanggapi wacana perpanjangan PPKM darurat sampai akhir Juli 2021.

Wahyu mengatakan pada prinsipnya KSPSI setuju dengan PPKM darurat dengan pengaturan yang jelas dan tegas.

Namun, KSPSI meminta kepada pemerintah tidak lakukan perpanjangan PPKM Darurat dan memastikan kembali agar tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak buruh.

Karena nantinya para buruh akan dirumahkan dan bisa dipastikan upahnya terancam akan dipotong juga.

"Karena efek dominonya besar, berhubungan dengan proses produksi dan keberlanjutan kerja di perusahaan - perusahaan, karena pasti "no work no pay" akan dilaksanakan bagi perusahaan yang tidak berproduksi," ungkapnya.

Baca juga: PPKM Bakal Diperpanjang Hingga Akhir Juli, Pengusaha di Solo Menjerit : Kami Menanggung Beban Berat

Baca juga: Lakukan Kunjungan Saat PPKM Darurat, Menkes Budi Gunadi Sebut Solo Kota Vaksinasi Tertinggi

Selain itu, apabila PPKM Darurat tetap di lanjutkan KSPSI meminta pengetatan PPKM ramah untuk buruh.

"Karena bekerja adalah satu-satunya cara untuk kami kaum buruh bisa bertahan sampai saat ini," ungkapnya.

Selain itu, KSPSI berharap pemerintah kembali kucurkan dana bantuan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Seperti tahun 2020, buruh mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dengan total Rp 5 juta," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved