Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Bicara 4 Mata dengan Kapolres Sragen, Kades Jenar 'Bertobat': Kurang Pemahaman Perkembangan Covid-19

Kapolres ragen tak melakukan penahanan kepada Kepala Desa (Kades) Jenar, Samto karena diselesaikan dengan cara kekeluargaan

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Kepala Desa (Kades) Jenar, Samto Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi berhasil meyakinkan Kepala Desa (Kades) Jenar, Samto.

Ya, Samto sempat berulah dua kali dengan memasang baliho soal pandemi covid-19, dan mengizinkan warga melaksanakan pesta hajatan di tengah pemberlakuan PPKM Darurat.

Karena ulahnya itu, Kapolres Sragen turun tangan langsung dengan memanggil Samto ke Mapolres Sragen pada Sabtu (17/7/2021).

"Saya sempat berbincang dengan beliau 4 mata, rupanya beliau kurang mendapatkan informasi yang akurat tentang perkembangan covid 19, khususnya di Kabupaten Sragen," kata Kapolres, Minggu (18/7/2021).

Samto dilakukan pemeriksaan di Mapolres Sragen selama kurang lebih satu jam.

Dalam waktu yang singkat tersebut, AKBP Ardi juga meyakinkan Samto bahwa covid-19 itu ada, dan berbahaya.

Baca juga: Permintaan Maaf Kedua Kades Jenar Sragen, Sebut Siap Dituntut Jika Kembali Berulah

Baca juga: Satpol PP Solo Temukan Ribuan Jenis Pelanggaran Selama PPKM Darurat: dari Bakol Hik, hingga Hajatan

Dia menuturkan, pemahaman yang kurang itulah, yang menyebabkan Samto nekat melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat.

Kemudian, Kapolres Sragen beserta Dandim 0725 Sragen, sepakat untuk menyelesaikan perkara kali ini, secara kekeluargaan.

"Mengingat yang pertama kondisi beliau juga kurang baik, atau kurang sehat (menderita sakit stroke)," singkatnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved