Breaking News:

Berita Persis Solo

Beratnya Jadi Pelatih, Diungkap Striker Persis Solo Alberto Goncalves : Butuh Mental Kuat

Alberto Goncalves menilai menjadi seorang pelatih bukan pekerjaan yang mudah.

Editor: Adi Surya Samodra
GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.COM
Ekspresi penyerang tim nasional U-23 Indonesia, Alberto Goncalves, saat merayakan gol dalam pertandingan Grup A cabang sepak bola Asian Games 2018 melawan Taiwan di Stadion Patriot, Minggu (12/8/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Alberto Goncalves menilai menjadi seorang pelatih bukan pekerjaan yang mudah.

Itu disadari Beto, sapaan akrabnya, setelah mengikuti kursus kepelatihan selama 15 hari mulai awal November 2020.

"Saya pikir pelatih lebih berat, pemain tinggal main saja," kata Beto kepada TribunSolo.com, Selasa (20/7/2021).

"Pelatih harus buatkan program dan harus kontrol sekitar 30 pemain dengan personality yang beda-beda semua," tambahnya.

Menurut Beto, mental kuat dan kepemimpinan yang bagus memang dibutuhkan seorang pelatih.

"Itu pasti, butuh mental kuat dan harus pintar untuk ambil keputusan," tambahnya.

Baca juga: Striker Persis Solo Alberto Goncalves, Belum Mau Gantung Sepatu, Yakin Main Sampai Usia 43 Tahun

Baca juga: Otavio Dutra, Sosok yang Motivasi Striker Persis Solo Alberto Goncalves Raih Lisensi C AFC

Dilansir dari Sripoku.com, Beto ternyata sebelum mengikuti kursus kepelatihan, memendam prasangka ataupun pikiran buruk terhadap pelatih.

Prasangka itu muncul manakala ada hal tidak sesuai dengan jalan pikirannya dalam membentuk tim di setiap pertandingan.

"Makanya saya kepikiran dengan coach sekarang berubah kadang-kadang coach pasang tim jelek, eiy gak bagus sekali kenapa begini-begini." kata dia beberapa waktu lalu.

"Tapi, sekarang kita menjadi pelatih bisa lihat oh kasihan sekali mengusahakan untuk latihan kita kadang-kadang pemain masih kecewa begitu ya," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved