Breaking News:

Sempat Turun, Kecamatan Zona Merah di Wonogiri Bertambah Lagi, Jekek Beberkan Penyebabnya

Kasus harian covid-19 di Kabupaten Wonogiri masih sangat fluktuatif, hal ini membuat Wonogiri masuk lagi ke zona merah

Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Agil Tri
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus harian covid-19 di Kabupaten Wonogiri masih sangat fluktuatif.

Naik turun jumlah kasus baru ditemukan sangat cepat.

Dari data harian pada tanggal 12-17 Juli 2021, hanya ada dua Kecamatan di Kabupaten Wonogiri dalam zona merah. Yakni Kecamatan Slogoimo dan Selogiri.

Namun, per tanggal 18-19 Juli 2021, kasus kembali meledak, sehingga jumlah kecamatan yang berada di zona merah menjadi 12 Kecamatan yang berada di zona merah.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyatakan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat penularan bisa ditekan.

Hanya saja angka kematian yang tinggi menjadikan Kabupaten Wonogiri masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi terjadinya penularan Covid-19.

“Angka kematian yang tinggi sehingga menjadikan indikator naik," kata Jekek sapaan akrab Joko Sutopo saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (19/7/2021) siang.

"Padahal jumlah penambahan pasien positif tergolong sedikit,” tambahnya.

Dia mencontohkan beberapa waktu lalu dalam satu hari terjadi terjadi 28 kematian pasien positif Covid-19.

Namun semua pasien yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 justru semuanya berasal dari luar daerah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved