Breaking News:

Berita Solo Terbaru

5 Fakta Satpol PP Solo Denda Pedagang Terang Bulan Jadul, Sebar Hoax Karena Kesal

Fakta pedagang terang bulan keliling di Solo nekat menyebar berita hoax kepada pembelinya, soal denda Rp 600 ribu.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Agil Tri
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi hoax. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengakuan seorang pedagang terang bulan jadul keliling di Solo sempat bikin heboh.

Dia mengaku kepada pembelinya jika baru saja kena denda dari Satpol PP Solo.

Pembelinya yang bersimpati, meneruskan ke admin media sosial instagram @energisolo, agar masyarakat sama-sama membantu pedagang tersebut.

Namun diketahui jika denda yang diterima pedagang terang bulan jadul keliling itu hanya karangan bohong semata.

Baca juga: Viral Krisis Oksigen di Sukoharjo Ditanggapi Gubernur Ganjar, Dinkes: Persedian Tinggal Beberapa Jam

Baca juga: Alasan Penjual Terang Bulan Keliling di Solo Bikin Hoax Bayar Denda PPKM : Jengkel Jualan Digusur

Baca juga: Gabung ke Borneo FC, Boaz Solossa Dianggap Pemain Lokal Termahal di Indonesia

Baca juga: Usai Menyembelih Hewan Kurban, 7 Pria di Solo Ini Malah Pesta Miras di Pos Ronda

Berikut TribunSolo.com rangkum 5 fakta pedagang terang bulan jadul keliling kena denda:

1. Ngaku Didenda Rp600 Ribu

Dalam postingan itu menerangkan jika ada pedagang terang bulan jadul keliling yang terkena denda.

"Bantu larisin lur tp tetap prokes nggih..
Kasian bapake abis kena denda pas jualan di manahakan Katane mengundang kerumunan.
Lokasi juale sekarang pindah selatan bangjo slamet riyadi kidul RS dkt kulon jalan," caption pada tulisan itu.

Dalam slide foto menerangkan, jika pedagang terang bulan jadul keliling itu terkena sanksi Rp 600 ribu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved