Breaking News:

Diselidiki Polisi Atas Tuduhan Pelecehan Seksual, Everton Tangguhkan Seorang Pemainnya

Salah satu pemain Everton ditahan kepolisian Manchester atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, kini ditangguhkan Everton.

Editor: Septiana Ayu Lestari
SOCCER BIBBLE
Logo Liga Inggris yang baru 

TRIBUNSOLO.COM – Sepakbola Inggris kini diramaikan dengan pemberitaan kepolisian Manchester telah menahan seorang pemain sepak bola Liga Inggris.

Dia ditahan pada Jumat, 16 Juli 2021, atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Pemain dikatakan berusia 31 tahun, tetapi tidak disebutkan namanya karena alasan hukum.

Baca juga: Tak Cocok dengan Lionel Messi, Apa Maksud Barcelona Ingin Datangkan Paulo Dybala?

BBC juga menyatakan bahwa sang pemain telah ditangguhkan dari klubnya. Namun, nama klub masih ditutupi untuk alasan hukum.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi bahwa pemain Inggris yang tersangkut kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur itu adalah anggota skuad Everton.

Namun, sejumlah media Inggris, termasuk The Sun, sudah menyebut bahwa pemain itu adalah milik Everton. Beberapa media bahkan telah menuliskan nama sang pemain.

"Seorang bintang Everton telah ditangguhkan setelah ditahan atas kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur," tulis The Sun dalam headline berita mereka.

Baca juga: Pra Musim Manchester United : Paul Pogba & Bruno Fernandes Turun Lawan Preston North End & Everton ?

Seorang sumber dari Everton dikatakan terkejut mendengar kabar tersebut.

"Ini mengejutkan ruang ganti. Semua orang berharap tuduhan itu tidak benar," kata seorang narasumber dari Everton, seperti dilansir The Sun.

Mengetahui salah satu pemainnya ditahan, Everton mengumumkan telah menangguhkan salah satu pemain mereka karena sedang menjalani penyelidikan kepolisian.

Baca juga: Dua Pertandingan Pramusim Liverpool Berakhir Imbang, Jurgen Klopp Puas

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved