Berita Persis Solo

Tak Hanya Jago Sepak Bola, Bek Persis Solo Fabiano Beltrame Ternyata Ahli Masak

Fabiano Beltrame ternyata tak hanya jago dan kokoh mengawal lini belakang.Bek Persis Solo tersebut diketahui punya keahlian lain, yakni memasak.

Tayang:
Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Official Persis Solo
Bek Persis Solo, Fabiano Beltrame. 

TRIBUNSOLO.COM - Fabiano Beltrame ternyata tak hanya jago dan kokoh mengawal lini belakang.

Bek Persis Solo tersebut diketahui punya keahlian lain di luar urusan sepak bola, yakni memasak.

Dilansir dari Persib.co.id, Fabiano merupakan sosok yang cukup gemar memasak.

Masakan khas Brazil jadi satu keahlian memasaknya.

"Ya, saya lebih suka masak sendiri karena akan lebih sehat," kata dia.

Baca juga: Skuad Los Galacticos Persis Solo Milik Kaesang, Bikin Kapten Eky Taufik Geleng-Geleng

Baca juga: Alasan Eky Taufik, Akhiri 11 Tahun Bersama Persela Lamongan & Berlabuh ke Persis Solo, Demi Istri?

"Biasanya, saya masak makanan sehat seperti spaghetti, salad atau masakan khas Brazil. Tapi, saya tidak makan junk food," tambahnya.

Selain memasak, Fabiano juga suka menghabiskan waktu bersama keluarganya.

"Saya orangnya sangat suka bersantai di rumah. Saya hampir jarang bepergian ke mana-mana," ucap dia.

"Setelah latihan, langsung pulang, istirahat dan santai-santai di rumah saja," tambahnya.

Jebolan Klub Mantan Bek AC Milan

Sebelumnya, Fabiano Beltrame kini masuk dalam skuad Persis Solo setelah diperkenalkan pada 8 Juli 2021.

Pemain yang berposisi sebagai bek ini sudah tidak asing lagi dengan kompetisi Liga Indonesia.

Kurang lebih 15 tahun, pemain naturalisasi asal Brazil itu melalang buana dari satu klub ke klub Indonesia lainnya.

Ia dikenal piawai dalam mencetak gol sundulan yang memanfaatkan tendangan bola mati, dan memiliki kemampuan pertahanan yang kokoh.

Nah, seperti apa sih perjalanan karier Fabiano ?

Fabiano lahir pada 29 Agustu 1982 di Foz do Iguacu, Brazil.

Dilansir dari Tribunnewswiki, pemain berpostur 1,84 meter tersebut memulai karier sepak bolanya di klub semenjana, Sao Jose pada 2001.

Sao Jose merupakan klub asal Brazil yang pernah mengorbitkan mantan bek AC Milan, Roque Junior.

Baca juga: Rekor Unik Fabiano Beltrame, Bek Baru Persis Solo : Main Cuma Satu Menit, Saat Persib vs Arema

Baca juga: Fabiano Beltrame, Amunisi Anyar Persis Solo, Sempat Beri Sinyal Fitnes di Hotel

Bersama klub berjuluk Aguia do Vale tersebut, Fabiano bermain sebanyak 62 kali dan menyarangkan 5 gol.

Ia tercatat membela Sao Jose sampai 2005 sebelum memutuskan berkiprah bersama Persela Lamongan musim 2005/2006.

Menariknya, Fabiano tanpa melalui proses trial terlebih dulu dan langsung disodorkan kontrak saat itu.

Kebersamaan dengan Laskar Joko Tinggri bertahan semusim, Fabiano lalu mencoba peruntungan hijrah ke Persmin Minahasa pada musim 2007/2008.

Bersama tim asal Sulawesi Utara itu, Fabiano tampil 26 kali dan mencetak 4 gol.

Semusim bersama Persmin, Fabiano memilih CLBK bersama Persela Lamongan musim 2008/2009.

Fabiano kemudian menjelma menjadi salah seorang bek berkualitas di Liga Indonesia.

Ia juga pernah mengemban peran penting sebagai kapten klub.

Peforma Persela perlahan mulai menurun dan Fabiano memutuskan berlabuh ke Persija Jakarta musim 2011/2012.

Baca juga: Beratnya Jadi Pelatih, Diungkap Striker Persis Solo Alberto Goncalves : Butuh Mental Kuat

Baca juga: Cerita Eky Taufik, Tiba-Tiba Dipanggil Eko Purjianto ke Ruangan, Tahunya Jadi Kapten Persis Solo

Fabiano juga pernah mengemban peran kapten Macan Kemayoran. Kebersamaan dengan Persija hanya berjalan sampai tahun 2014.

Fabiano kemudian hijrah membela Arema selama setahun lalu melanjutkan karier ke Madura United.

Di klub berjuluk Sape Kerrab inilah, Fabiano kemudian dibantu menjalani proses naturalisasi.

Namun, Madura United harus menelan kekecewaan, tak lama kemudian Fabiano memilih pindah ke Persib Bandung.

Dilansir dari BolaSport.com, manajemen Madura United merasa dirugikan atas keputusannya.

Pasalnya, Fabiano sudah berkomitmen tetap berada di Madura United setelah proses naturalisasi selesai.

Manajemen Madura United sempat marah dan mengancam klub-klub agar jangan merekrut Fabiano.

"Kepada klub-klub yang mengontrak Fabiano sebagai pemain naturalisasi. Tolong jangan dilanjutkan. Dia sudah berkomitmen dengan Madura," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB) Ziaul Haq.

Namun, Maung Bandung tak gentar, mereka tetap melabuhkan Fabiano musim 2018/2019.

Kebersamaan dengan Persib Bandung berjalan 2 tahun.

Fabiano lalu memutuskan hijrah ke PSS Sleman musim 2020/2021 sebelum akhirnya membela Persis Solo musim ini. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved