Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Diancam Keluarga Pasien Covid-19, Nakes RSUD Kota Solo Syok, Direktur : Ini Ancaman Paling Keras

Para tenaga kesehatan (nakes) RSUD Kota Surakarta masih syok setelah mendapat ancaman verbal dari keluarga pasien Covid-19.

Penulis: Agil Tri | Editor: Adi Surya Samodra
Wartakotalive.com/M Nur Ichsan Arief
Ilustrasi : Petugas TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, sedang melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19, Rabu (2/12/2020). Saat ini, pemakaman pasien virus corona di TPU Tegal Alur mengalami peningkatan dua kali lipat karena TPU Pondok Ranggon sudah penuh. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Para tenaga kesehatan (nakes) RSUD Kota Surakarta masih syok setelah mendapat ancaman verbal dari keluarga pasien Covid-19.

Ya, seorang pria berinisial, JS, warga Ngemplak, Kabupaten Boyolali emosi setelah mengatahui istrinya, KH (38) meninggal dunia.

Pasien meninggal dunia setelah mendapat perawatan Covid-19 selama 4 hari di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Kota Surakarta, Niken Yuliani Untari mengungkapkan para nakes yang mendapat ancaman diantaranya, dua dokter spesiali, satu perawat, dan satu bidan.

"Tidak ada pemukulan, hanya intimidasi secara verbal," kata Niken.

Kondisi para nakes, diungkapkan Niken, masih syok atas kejadian ancaman yang menimpa mereka.

"Ini ancaman paling keras yang diterima nakes di sini," ujarnya.

JS melakukan pengancaman itu, sambung Niken, karena diduga masih terbawa emosi. 

Pasalnya, dia baru saja kehilangan sang istri tercinta. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved