Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Jenazah Istri Ditolak Warga Kampung, Keluarga Akhirnya Luluh Pemakaman Pakai Prokes Covid-19

Jenazah KH (38) langsung dibawa ke rumah duka daerah Ngemplak, Kabupaten Boyolali tanpa protokol kesehatan (prokes).

Penulis: Agil Tri | Editor: Adi Surya Samodra
(AP PHOTO/VINCENT THIAN)
ILUSTRASI : Pekerja medis memakai APD mengangkut peti mati dalam pemakaman pasien Covid-19 di Klang, Malaysia, pada Minggu (23/5/2021). Kasus Covid-19 Malaysia bertambah lebih dari 6.000 kasus selama tujuh hari beruntun sejak 18 Mei dalam gelombang ketiga. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jenazah KH (38) langsung dibawa ke rumah duka daerah Ngemplak, Kabupaten Boyolali tanpa protokol kesehatan (prokes).

Itu dilakukan setelah keluarganya menolak pemakaman secara prokes hingga berujung keluarnya ancaman ke para tenaga kesehatan.

Namun, jenazah pasien Covid-19 tersebut mendapat penolakan dari warga dan Satgas setempat.

"Karena (keluarga) menolak pemakaman pakai prokes, dari wilayah (Satgas Covid-19) menolak," kata Direktur RSUD Kota Surakarta, Niken Yuliani Untari, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Nasib JS, Pria yang Ngamuk di RSUD Solo karena Tolak Jenazah Istri Dimakamkan Prokes

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Harus Isolasi Mandiri Sendirian, Ayah Ibu Meninggal Usai Terpapar Covid-19

"Jadi tidak bisa memfasilitasi, dan suami ke sini untuk pemakaman secara prokes," tambahnya.

Namun, karena sudah keluar dari rumah sakit, jenazah bukan lagi menjadi tanggungan RSUD Surakarta.

"Suaminya tadi ke sini lagi, karena kami sudah mengantarkan jenazah ke rumah duka, tanpa protkes karena permintaan itu. Karena sudah keluar dari sini bukan tanggung jawab kami, tapi sudah jadi tanggung jawabnya wilayah," papar Niken.

"Mungkin tadi sudah koordinasi dengan wilayah untuk pemakamannya," tambahnya.

Kondisi Nakes

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved