Breaking News:

Cara Daftar Bantuan Beasiswa Anak Pedagang, Bisa untuk Pelajar SMP, SMA hingga Kuliah, Cek Syaratnya

Kabar baik bagi anak pedagang kecil yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Level 4.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Instagram @sandiuno
Bantuan beasiswa anak pedagang. 

TRIBUNSOLO.COM - Kabar baik bagi anak pedagang kecil yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Level 4.

Pasalnya kini ada bantuan beasiswa bagi pelajar SMP sederajat, SMA Sederajat hingga mahasiswa.

Baca juga: Kota Solo dapat Bantuan Ratusan Oksigen, Tapi Belum Bisa Bantu Kabupaten Lain yang Alami Krisis

Kabar ini diketahui dari unggahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di akun instagramnya.

Untuk diketahui, bantuan ini merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) dengan KAHMIPreneur.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan bantuan beasiswa untuk anak pedagang kecil terdampak PPKM Level 4.

Dalam unggahannya, Sadiaga menegaskan pihaknya siap hadir dan bersama-sama berikhtiar menyelamatkan lapangan kerja dan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang terdampak pandemi.

Berikut isi keterangan dalam postingannya.

"Kami siap hadir dan bersama-sama berikhtiar menyelamatkan lapangan kerja dan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang terdampak pandemi.

Di balik anak-anak yang bersekolah dan belajar dengan tenang di rumah, terdapat orangtua yang berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Saya terenyuh mendengar banyak cerita sedih dari saudara-saudara kita yang penghasilannya berkurang, bahkan tidak ada pemasukan sama sekali sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhannya.

Berkolaborasi dengan @kahmipreneur , kami berusaha hadirkan bantuan langsung berupa beasiswa kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Tepat sasaran dan tepat manfaat sebagai bentuk gotong rotong dan tolong-menolong di saat krisis ini." tulis Sandiaga Uno di akun Instagram resmi pribadinya @sandiuno.

Bantuan beasiswa anak pedagang. Beasiswa ini merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) dengan KAHMIPreneur.
Bantuan beasiswa anak pedagang. Beasiswa ini merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) dengan KAHMIPreneur. (Instagram @sandiuno)

Baca juga: Pilunya Nasib Pekerja di Boyolali, Terdampak PPKM Level 3, Kini Terancam Tak Dapat Bantuan

Kategori Penerima Bantuan Beasiswa

Adapun kategori yang menerima bantuan beasiswa ini adalah sebagai berikut :

1. Anak pedagang kaki lima

2. Belum terjangkau bantuan

3. Terdampak PPKM Darurat

4. Aktif belajar virtual masa pandemi

Rincian Bantuan Beasiswa

Adapun rincian bantuan beasiswa yang diberikan sebagai berikut (Syarat dan ketentuan berlaku) :

1. Mahasiswa Rp 500 ribu per bulan

2. Pelajar SMA/Aliyah Rp 400 ribu per bulan

3. Pelajar SMP/Tsanawiyah Rp 300 ribu per bulan

Link Pendaftaran Bantuan Beasiswa

Pendaftaran bantuan beasiswa anak pedagang kaki lima ini dilakukan di link berikut ini :

KLIK LINK

Sedangkan untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Tim Respon Bendera Merah Putih di nomor 0821-2387-7334

Kriteria dan Cara Mendapatkan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta bagi PKL.

Sementara itu dalam bantuan lain yang diberikan pemerintah juga terdapat bantuan bagi pedagang kaki lima atau PKL.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (22/7/2021), bantuan ini akan diberikan kepada satu juta pelaku usaha informal yang terdampak PPKM Level 4. 

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui TNI/Polri. 

"Pemerintah juga akan memberikan insentif untuk Usaha Mikro atau Super Mikro yang sifatnya informal (misalnya warung, PKL, lapak jajanan, dll) sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro yang terdampak Level 4, yang akan disalurkan oleh TNI/Polri," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga, aturan detail mengenai tata cara penyaluran bantuan akan diatur oleh TNI/Polri. 

Kritera Penerima

Kriteria penerima bantuan tunai Rp 1,2 juta adalah sebagai berikut:

1. Penerima adalah Pelaku Usaha Informasi yang Terdampak PPKM Level 4

Penerima bantuan tunai Rp 1,2 juta adalah pelaku usaha mikro atau super mikro yang terdampak PPKM Level 4.

Mereka antaralain PKL, warung, warteg, lapak jajajanan dan sebagainya. 

2. Bukan Penerima BPUM/BLT UMKM

PKL yang mendapatkan bantuan Rp 1,2juta adalah PKL yang belum pernah mendapatkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). 

Untuk memastikan hal ini, petugas nantinya akan melakukan pengecekan melui NIK. 

Cara Mendapatkan Mendapatkan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta

Menurut Airlangga Hartarto, untuk mendapatkan bantuan tunai Rp 1,2 juta ini, masyarakat atau PKL harus mendaftar atau didaftar oleh petugas. 

Pendaftaran akan dilakukan secara jemput bola melalui Babhinsa dan Bhabinkamtibmas dengan mendatangi calon penerima secara langsung. 

Jemput bola ini untuk memudahkan PKL atau calon penerima dalam mendaftar. 

Dalam pendaftaran ini, lanjut Airlangga, ada isian sederhana yang harus diisi oleh calon penerima bantuan. 

Isian sederhana itu yakni data-data pokok seperti NIK, Jenis Usaha/Warung, Lokasi Usaha dan isian data pokok lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir secara virtual saat melepas ekspor perdana SGA KEK Galang Batang di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (2/7/2021).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir secara virtual saat melepas ekspor perdana SGA KEK Galang Batang di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (2/7/2021). (Istimewa)

Setelah dilakukan pendaftaran, TNI/Polri akan melakukan pengecekan data ke Pemda (Dinas terkait) mengenai data NIK. 

Pengecekan NIK itu untuk memastikan pemilik NIK tersebut tidak termasuk yang sudah mendapatkan BLT UMKM atau BPUM Rp 1,2 juta. 

Hal ini agar tidak terjadi duplikasi atau dobel bantuan.

"Setelah data valid, maka TNI/Polri akan menetapkan dan pemilik NIK tersebut resmi sebagai Penerima Bantuan," kata Airlangga. 

Setelah itu, dalam penyalurannya, TNI/Polri akan menyalurkan bantuan secara langsung dengan mendatangi lokasi usaha. 

Hal ini sekaligus mengecek kesesuaian data yang diisi.

"Untuk pertanggungjawaban atas penyaluran bantuan tersebut, dapat berupa Tanda Terima (Berita Acara) dari Penerima Bantuan (pemilik warung/PKL dll.) dan disertai dengan foto/dokumentasi yang memadai," terang Airlangga. 

Untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam penyaluran bantuan ini, Airlangga menyatakan TNI/Polri akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, Kemenkop UKM, Kemendagri dan sejumlah instansi lainnya. 

“TNI/Polri akan berkoordinasi dengan Pemda (Dinas terkait), Kemendagri (Dukcapil), Kemenkop UKM (Data BPUM), dan untuk pengawasannya akan didampingi oleh Kejaksaan Agung, BPKP dan KPK, sehingga proses penyaluran dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran,” papar Airlangga. 

(TribunPontianak/TribunNews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved