Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Selama Seminggu Ada Lebih Dari 700 Kendaraan yang Diputar Balik Dari Gerbang Tol Mojosongo

Selama lebih dari seminggu ada 700 kendaraan yang diputar balik di Gerbang Tol Mojosongo akibat PPKM Level 3

Penulis: Tri Widodo | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
TribunSolo.com/Tri Widodo
Suasana Gerbang Tol Mojosongo Boyolali pada Minggu (25/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo.

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Sejak Jum’at (16/07/2021) lalu, petugas telah melakukan penyekatan arus lalu lintas kendaraan yang akan masuk Tol Solo-Semarang melalui GT Mojosongo.

Selama penyekatan ini, lebih dari 700 kendaraan tidak diperbolehkan masuk Tol, lantaran tidak memiliki dokumen perjalanan yang disyaratkan selama penerapan PPKM ini.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni, melalui Kanit Turjawali, Ipda Iwan Kristiana mengungkapkan selama penyekatan di GT Mojosongo ini sudah lebih dari 3000 kendaraan yang diperiksa petugas.

Baca juga: Nekat Nongkrong Saat Masa PPKM Darurat, Puluhan Remaja Karanganyar Langsung Diangkut Polisi

Baca juga: Meski PPKM Level 3, Aparat di Boyolali Masih Jaga dengan Ketat Perbatasan Wilayah

Pemeriksaan kendaraan dalam rangka pengendalian mobilitas masyarakat selama PPKM ini telah memutar balikkan lebih dari 700 kendaraan yang akan memasuki Tol Solo-Semarang ini.

“Penyekatan di wilayah hukum Polres Boyolali masih berjalan hingga saat ini,chingga saat ini, terhitung sudah 750 kendaraan yang kami putar balik,” ujar Iwan, kepada TribunSolo.com

Menurutnya, ratusan kendaraan yang dilarang masuk Tol tersebut bukan termasuk kendaraan kritikan dan esensial.

Karena memang, selama penyekatakan ini, hanya kendaraan Seperti ambulan, tenaga kesehatan (Nakes), pengangkut logistik, Polri/TNI dan lainnya yang diperbolehkan masuk.

Meski begitu, pengendara juga diwajibkan menunjukan dokumen surat tugas atau surat tanda registrasi pekerja (STRP), vaksinasi dan hasil swab tes.

“ Penyekatan ini akan dilanjutkan atau tidak, kami masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” imbuh Iwan. (*)

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved