Breaking News:

Viral

Viral Video Pasien Covid-19 Diduga Dianiaya Warga, Begini Kondisi Terbaru Setelah Kejadian

Sebuah video yang meperlihatkan seorang pasien isolasi mandiri (Isoman) Covid-19 diduga dianiaya sejumlah warga viral di media sosial.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNPEKANBARU.COM
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang meperlihatkan seorang pasien isolasi mandiri (Isoman) Covid-19 diduga dianiaya sejumlah warga viral di media sosial.

Diketahui, insiden tersebut terjadi di Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Baca juga: Viral Pasien Covid-19 Diduga Dianiaya Warga karena Ditolak Isoman di Rumah, Ini Tanggapan DPR

Dilansir dari TribunMedan, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menjelaskan kronologi lengkap terkait video viral pasien Covid-19 berinisial SS yang diduga dianiaya warga.

Hadi menjelaskan, awalnya, pasien SS dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab antigen yang dilakukan di salah satu klinik di Kecamatan Laguboti.

Kemudian, pasien SS dianjurkan untuk menjalani isolasi mandiri di sebuah gubuk tanpa listrik di Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Toba.

Dalam menjalani isolasi mandiri, semua kebutuhan pasien SS telah disediakan.

Di antaranya seperti beras, sembako dan lain sebagainya, selama 14 hari ke depan.

Namun, pada Rabu (21/7/2021), pasien SS pergi dari tempat isolasi dan pulang ke rumahnya.

"Pada hari Rabu saat saudara SS menjalani isolasi, dia keluar dari tempat isolasi mandirinya dan pulang ke rumahnya."

"Dia menemui istri, anak dan orang tuanya yang sudah renta berumur 74 tahun," kata Hadi, dikutip dari tayangan Kompas TV, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Viral Pengantin Wanita Tampak Cemberut di Pelaminan, Ternyata Gara-gara Dapat Kado Ini dari Tamu

Sempat mengaku tidak kena Covid-19.

Saat itu, istri dan orang tua pasien membujuk agar SS kembali menjalani isolasi mandiri dengan baik dan sabar.

Namun, pasien SS menghiraukan ucapan keluarganya dan justru mengaku tidak terkena Covid-19.

Kemudian, pasien SS berusaha memeluk setiap orang yang berpapasan dengannya, bahkan meludahi.

"Yang bersangkutan mengatakan 'saya tidak terkena Covid, tidak ada Covid', setiap berpapasan dengan orang dan keluarganya berusaha memeluk."

"Bahkan berusaha meludah ke tangan dan ditempel kemana-mana, itu berdasarkan keterangan yang disampaikan Bapak Kepala Desa, yang memang berada di lokasi saat kejadian," kata Hadi.

Hadi melanjutkan, keluarga dengan dibantu warga sekitar akhirnya berusaha untuk menenangkan dan membujuk pasien SS.

Namun, upaya tersebut terus ditolak pasien hingga akhirnya mereka melakukan tindakan seperti dalam video yang viral di media sosial.

Kendati demikian, Hadi menegaskan, keluarga dan warga yang ada dalam video tersebut tidak bermaksud untuk menyakiti.

"Tindakan yg dilakukan itu adalah upaya untuk mengamankan yang bersangkutan karena sudah dinyatakan terpapar dengan peralatan seadanya."

"Keluarga dibantu warga untuk mengamankan, keterangan dari kepala desa dan keluarga pun tidak bermaksud menyakiti atau melakukan tindakan kekerasan," pungkasnya.

Baca juga: Viral Oknum Anggota DPRD Bangun Tembok Tutup Gang Akses Para Tahfiz, Begini Fakta Sebenarnya

Kondisi Terkini Pria yang Dikeroyok.

Bupati Kabupaten Toba, Poltak Sitorus, mengungkapkan kondisi terkini dari pasien Covid-19 asal Desa Pardomuan, Silaen, Toba, Sumatera Utara yang viral di media sosial karena diduga dianiaya warga.

Menurut Sitorus, kondisi pasien berinisial SS itu cukup baik dan telah dirawat di RSUD Porsea sejak Sabtu (24/7/2021).

"Hari ini kita datang untuk memastikan agar pasien tersebut mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak RS," katanya, dikutip dari Tribun Medan, Minggu (25/7/2021).

Sitorus juga menginstruksikan menambah penjagaan untuk mengantisipasi agar pasien tidak kabur kembali.

"Kita juga akan menambah personel Satpol PP yang melakukan penjagaan di RSUD Porsea terhadap pasien Covid 19 agar tidak meninggalkan RSUD tanpa izin dari RS," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved