Breaking News:

Berita Persis Solo

Perjuangan Sandi Sute, Gelandang Persis Solo : Pernah Cuma Makan Roti Saat Seleksi di Kalimantan

Sandi Darma Sute harus berjuang ketika memulai karier sepak bola sebelum menjelma seorang bek disegani saat ini.

TribunSolo.com / Official Persis Solo
Pemain Persis Solo Sandi Sute 

TRIBUNSOLO.COM - Sandi Darma Sute harus berjuang ketika memulai karier sepak bola sebelum menjelma seorang gelandang disegani saat ini.

Pria asal Palu kelahiran 21 September 1992 itu berasal dari keluarga yang kental lekat dengan sepak bola.

Ayahnya, Darman Sute merupakan seorang pesepakbola lokal. Ia bisa bermain di posisi kiper.

Kecintaan Sandi terhadap sepak bola mulai muncul saat usianya tujuh tahun.

"Kita sudah punya turutan pemain bola semua, dari kakek, papa, dan paman-paman saya, semua pemain bola," kata Sandi kepada TribunSolo.com, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Cerita Massimiliano Allegri, Tolak Real Madrid demi Bereuni ke Juventus, Siap Goyang Inter Milan?

Baca juga: Buah Berkhianat ke AC Milan, Pemain Italia ini Kini Dilarang Jadi Kapten Juventus

Sayang kecintaan Sandi tumbuh tanpa ditemani ayahnya. Darman meninggal dunia saat dirinya masih berusia 11 bulan.

Meski begitu, cerita sanak saudaranya soal sosok ayahnya memotivasi Sandi menjadi pemain sepak bola.

Dukungan keluarga, khususnya ibuny juga menjadi lecutan lain Sandi untuk meniti karier di lapangan hijau.

Sandi lalu memutuskan masuk ke sekolah sepak bola Rauf Junior saat duduk di bangku SMP.

Ia kala itu bersekolah di SMP Negeri 20 Palu lalu dilanjutkan ke SMK Negeri 6 Palu Utara.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved